Monday, 13 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Sosok Anggota TNI Rela Rogoh Kocek Demi Rawat Kucing Terlantar

13 July 2026 14:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 6 kali
Bagikan:
Sosok Anggota TNI Rela Rogoh Kocek Demi Rawat Kucing Terlantar
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

anggota Unit Intel Kodim 0424/Tanggamus Sertu Jontri yang peduli dengan kucing terlantar pantas menjadi contoh dan teladan ditengah tengah masyarakat.

Hampir setiap hari sebelum berangkat dinas, Jontri yang tinggal di Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung selalu menyempatkan diri untuk memberi makan kucing kucing liar yang berada di sekitar Pasar Sukoharjo.

Tidak hanya itu jika saat dalam perjalanan menemukan ada kucing yang sakit atau tertabrak kendaraan, tanpa mikir panjang pria yang memiliki dua putri ini langsung  mengambil kucing tersebut untuk selanjutnya di rawat.

Menurut Jontri, merawat kucing liar sudah ia lakukan sejak tahun 2020. Inisiatif merawat kucing berawal di salah satu rumah makan. Saat itu dia melihat ada seseorang yang sedang makan menendang kucing yang mendekat dengan keras sampai kesakitan.

Kala itu dalam benak Jontri, ada alasan kucing mendekat mungkin untuk meminta belas kasihan karena kelaparan. Sejak itu Jontri berjanji pada diri sendiri untuk berbagi rejeki dengan kucing.

Saat ini ada sekitar 30 ekor kucing yang Jontri rawat di rumahnya. Sebagian kucing yang dia rawat dalam kondisi memprihatinkan mengalami luka parah, patah kaki, patah tulang punggung, mulut robek akibat kena tabrak di jalanan.

Setiap hari Jontri dibantu sang istri dan putrinya rutin mengobati kucing kucing yang terluka dengan memberi obat jenis anti biotik, salep serta memberi vitamin.

Uapaya Jontri untuk menyembuhkan kucing terbilang serius selain di obati dirumah kucing yang lukanya parah diambil tindakan operasi dengan menggunakan biaya sendiri.

Sejak tahun 2020, lebih dari 100 ekor kucing korban tabrak lari telah diobati dan kemudian pelihara.

Kadang Jontri mengaku sedih manakalah harus menunda operasi lantaran biaya belum tercukupi. Menurutnya untuk biaya operasi kucing yang lukanya parah mencapai Rp1 juta hingga 1,5 juta rupiah. Satu sisi dia harus mengeluarkan kocek 1 juta perbualan untuk beli makanan kucing.

Kendati demikian, Jontri tidak pernah mengeluh karena dia yakin rejeki sudah ada yang mengatur. 

"Ada 2 kucing yang mau di operasi, itu yang kakinya patah dan yang satunya mulut robek (geser), mudah mudahan dalam waktu dekat dananya sudah cukup," kata Jontri, Senin (13/7/2026). 

Ia menceritakan pernah kedatangan seorang tamu yang menyarankan agar tidak memelihara kucing dengan alasan bau. Saat itu Jontri dengan tegas menjawab tidak usah datang ke rumahnya kalau terganggu dengan keberadaan kucing kucing tersebut.

Bagi Jontri kucing kucing yang dia rawat selama ini sudah dianggap bagian dari keluarga sendiri. Ia mengaku pernah dikencingi kucing dibagian wajah kemudian ada yang berak di tempat tidur. Namun hal itu tidak membuat dirinya marah atau berhenti untuk mengurus kucing.

Iapun mengajak yang lainnya supaya pedui terhadap keberadaan kucing mengingat kucing adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan yang dianugerahi insting luar biasa, sifat penyayang, dan perilaku yang kerap menjadi teman manusia. Jika tidak bisa merawatnya maka janganlah menyakiti mereka.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari