BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Diduga Akibat Obat Nyamuk, Dua Lansia Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Lampung Selatan
**Lampung Selatan** – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah di Dusun 1 Sumber Sari, Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (13/7/2026) malam, berakhir tragis. Dua penghuni rumah ditemukan meninggal dunia saat api melalap bangunan.
Rumah tersebut diketahui milik Wajran, seorang buruh yang tinggal di Dusun 1 Sumber Sari. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.
Berdasarkan data yang dihimpun, dua korban jiwa dalam peristiwa tersebut adalah Wajran (86) dan Apong (74). Keduanya ditemukan meninggal dunia di dalam rumah.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk yang kemudian memicu kobaran api hingga membakar seluruh bangunan.
Korban ditemukan dalam kondisi saling berpelukan saat proses evakuasi berlangsung. Lokasi rumah yang berada agak jauh dari permukiman warga membuat kebakaran baru diketahui setelah sekitar separuh bangunan telah dilalap api.
Akibat kejadian tersebut, kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah anak korban yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.
Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran juga menghanguskan rumah beserta isinya. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, memimpin langsung proses pemadaman. Petugas menerima laporan pada pukul 23.38 WIB, kemudian bersiap dengan perlengkapan dan alat pelindung diri sebelum berangkat menuju lokasi pada pukul 23.43 WIB menggunakan satu unit mobil pemadam dari Posko Sidomulyo yang dibantu satu unit dari Posko Kalianda.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 00.10 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta upaya pendinginan. Setelah bekerja selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 02.00 WIB.
Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara berasal dari obat nyamuk berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas di lokasi kejadian. (Pu)