Monday, 13 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

324 Siswa Baru SMAN 1 Kotaagung Ikuti MPLS Ramah Anak, Era Perpeloncoan Resmi Ditinggalkan

13 July 2026 13:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
324 Siswa Baru SMAN 1 Kotaagung Ikuti MPLS Ramah Anak, Era Perpeloncoan Resmi Ditinggalkan
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

324 peserta didik baru SMAN 1 Kotaagung, Kabupaten Tanggamus terdiri atas 128 siswa laki-laki dan 196 siswa perempuan, memulai perjalanan mereka di bangku sekolah menengah atas dengan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026). Tidak ada lagi teriakan, hukuman fisik, maupun praktik perpeloncoan.

Hari pertama sekolah justru diisi dengan penguatan karakter, pengenalan budaya belajar, serta penanaman nilai-nilai disiplin sebagai implementasi kebijakan nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mewajibkan MPLS berlangsung ramah anak, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Sejak pukul 6.45 WIB, ratusan siswa baru berkumpul di halaman sekolah untuk mengikuti upacara pembukaan MPLS. Mereka kemudian diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, para guru, tata tertib, serta berbagai program akademik dan nonakademik yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka selama tiga tahun ke depan.

Kepala SMAN 1 Kotaagung, Ratna Uli menuturkan, MPLS merupakan pintu masuk bagi peserta didik untuk mengenal budaya sekolah sekaligus membangun karakter sejak hari pertama.

"MPLS bukan hanya aktivitas penyambutan siswa baru. Kami ingin membentuk peserta didik yang disiplin, rajin belajar, berakhlakul karimah, ulet menghadapi tantangan, memiliki integritas, dan mampu meraih prestasi terbaik," ujar Ratna Uli.

"Harapan kami, mereka kelak dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia, seperti Universitas Pertahanan, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, maupun Universitas Padjadjaran," lanjutnya.

Menurut Ratna Uli, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh karakter, etika, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, dan semangat belajar.

Karena itu, seluruh rangkaian MPLS di SMAN 1 Kotaagung dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membangun rasa percaya diri peserta didik.

Pelaksanaan MPLS di SMAN 1 Kotaagung merupakan bagian dari penerapan kebijakan baru Kemendikdasmen yang tertuang dalam Buku Rujukan MPLS Ramah.

Dalam pedoman tersebut, seluruh SMA diwajibkan melaksanakan MPLS selama lima hari pada pekan pertama tahun ajaran baru dengan mengedepankan prinsip ramah anak, inklusif, serta menghormati hak-hak peserta didik.

Kemendikdasmen juga memastikan bahwa sekolah tidak lagi diperkenankan melaksanakan aktivitas yang mengandung unsur perpeloncoan, intimidasi, kekerasan fisik maupun verbal, atau hukuman yang merendahkan martabat siswa.

Sebaliknya, MPLS diarahkan menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan semangat belajar sejak hari pertama masuk sekolah.

Selama lima hari pelaksanaan, para siswa mendapatkan berbagai materi utama, di antaranya Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, aktivitas Pagi Ceria, penguatan wawasan kebangsaan, pengenalan Kurikulum Merdeka, pendidikan etika dan sopan santun bermedia sosial, pembiasaan budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun, Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), serta Gerakan Rukun Sama Teman.

Selain materi utama, sekolah juga memberikan materi yang menjadi ciri khas SMAN 1 Kotaagung, termasuk pengenalan program unggulan sekolah, pembinaan karakter, pengembangan kepemimpinan, layanan bimbingan konseling, serta motivasi untuk meraih prestasi akademik maupun nonakademik.

Transformasi pelaksanaan MPLS menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem pendidikan yang lebih aman dan manusiawi.

Pemerintah memiliki harapan sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang yang membentuk karakter, integritas, kepedulian sosial, serta kemampuan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.

Bagi 324 siswa baru SMAN 1 Kotaagung, hari pertama sekolah menjadi awal dari perjalanan panjang meraih cita-cita. Melalui MPLS yang bebas perpeloncoan dan berorientasi pada pembentukan karakter, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, berdaya saing, dan siap mengharumkan nama Kabupaten Tanggamus di tingkat nasional maupun internasional.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari