Thursday, 27 August 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Polisi Tangkap Pelaku Pembuangan Jasad Bayi di Sungai Sawah Brebes Bandar Lampung

27 August 2026 15:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Polisi Tangkap Pelaku Pembuangan Jasad Bayi di Sungai Sawah Brebes Bandar Lampung
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

– Kepolisian Sektor Tanjung Karang Timur (TKT) menangkap seorang perempuan berinisial ES (36) terkait penemuan jasad bayi laki-laki di saluran sungai Sawah Brebes, Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Toni Apriadi membenarkan penangkapan tersebut.

Dirinya mengungkapkan jika ES diamankan di rumahnya di Jalan Romowijoyo, Kelurahan Sawahlama, Kecamatan Tanjung Karang Timur.

Penangkapan pelaku dilakukan  pada Rabu, 26 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, setelah penyelidikan yang dilakukan polisi mengarah kepada dirinya.

"Benar. Jadi setelah dilakukan penyelidikan, kami memperoleh informasi yang mengarah kepada pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan," Katanya, Kamis, 27 Agustus 2026.

Berdasarkan pemeriksaan awal, ES yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang itu diduga melahirkan seorang bayi laki-laki di kamar mandi rumahnya.

Polisi menduga bayi tersebut merupakan hasil hubungan di luar pernikahan sebelum akhirnya dibuang ke aliran air.

"Saat melakukan penangkapan, turut diamankan juga barang bukti berupa satu kain bedong bayi dan satu potong baju milik ES yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut," ungkapnya.

Setelah ditangkap, ES dibawa ke Mapolsek Tanjung Karang Timur untuk menjalani pemeriksaan.

Polisi juga membawanya ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan medis pascapersalinan.

"Pelaku sudah kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah penangkapan, yang bersangkutan juga kami bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis," kata Toni.

Selain itu pada Rabu malam, ES kembali dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani tindakan medis lanjutan, termasuk prosedur kuret sebagai bagian dari penanganan pascamelahirkan.

Di sisi lain, penyidik masih mendalami penyebab kematian bayi tersebut.

Polisi berencana melakukan autopsi terhadap jasad bayi guna memastikan apakah korban meninggal sebelum atau sesudah dilahirkan.

"Rencananya malam ini kami akan melakukan autopsi terhadap jasad bayi untuk mengetahui penyebab kematiannya," ujar Toni.

Selain itu, motif pembuangan bayi juga masih menjadi fokus penyelidikan.

Polisi belum menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

"Untuk motifnya masih kami dalami. Termasuk apakah ada keterlibatan pihak lain, masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Suasana Kelurahan Sawah Brebes, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, mendadak gempar setelah dua pelajar yang baru pulang sekolah menemukan jasad bayi laki-laki di aliran sungai perbatasan Sawah Brebes-Tanjung Agung, Senin sore, 24 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut diketahui pada pukul 15:00 WIB, dimana berawal kedua pelajar melihat sesuatu yang mencurigakan di antara tumpumkan sampah di pinggir sungai. 

Karena penasaran, mereka mendekati lokasi tersebut dan mendapati jasad bayi yang sudah tidak bernyawa.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga sekitar hingga diteruskan kepada aparat lingkungan dan kepolisian.

Warga sekaligus Kaling Nanot Maryono, menyampaikan laporan penemuan diterimanya dari anak-anak ýang melintas tersebut.

 Saat ditemukan, kondisi jasad diduga sudah beberapa hari berada di lokasi kejadian.

“Baru tadi ini sekitar jam tigaan. Kayaknya dibuangnya bisa hari Jumat atau Sabtu. Karena kondisinya sudah agak lama, perutnya juga sudah pecah,” katanya.

Menurutnya, bayi itu ditemukan di aliran sungai yang menjadi perbatasan wilayah Sawah Brebes dan Tanjung Agung.

Meski demikian, hingga kini warga belum memiliki dugaan siapa yang membuang bayi tersebut.

“Untuk sementara kita belum ada kecurigaan siapa yang membuang,” ujarnya.

Kapolsek Tanjung Karang Timur (TKT) Kompol Toni Apriyadi membenarkan peristiwa tersebut, dirinya menjelaskan informasi pertama berasal dari dua pelajar yang menemukan bayi tersebut saat melintas sepulang sekolah.

 “Anak-anak yang baru pulang sekolah itu melihat ada benda mencurigakan. Setelah mereka dekati ternyata ada bayi di atas tumpukan sampah di pinggir kali,” kata Toni.

Setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Tanjung Karang Timur bersama Tim Inafis Polresta Bandar Lampung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad bayi.

Ia memastikan bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dan sudah meninggal dunia saat ditemukan.

Hingga saat ini, polisi baru meminta keterangan dari dua pelajar yang menjadi saksi pertama di lokasi.

 “Untuk sekarang kita masih mengadakan penyelidikan siapa yang membuang ataupun bayi siapa ini. Baru dua anak sekolah yang lewat yang menemukan langsung yang kita mintai keterangan,” ujarnya.

Usai proses identifikasi di tempat kejadian, diketahui kini jasad bayi dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani visum guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

"Jenis kelaminnya laki-laki. Ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,"ungkapnya.

Polisi masih terus menelusuri identitas orang tua bayi sekaligus memburu pelaku yang diduga membuang bayi tersebut ke aliran sungai di Kelurahan Sawah Brebes.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari