Wednesday, 24 June 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Kajati Lampung Tegas Soal MBG: Jika Masih Ada Anak Keracunan, Akan Saya Laporkan ke JAMPIDSUS

23 June 2026 07:09 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Kajati Lampung Tegas Soal MBG: Jika Masih Ada Anak Keracunan, Akan Saya Laporkan ke JAMPIDSUS
Foto: Dokumentasi

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

 


Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Surya, memberikan peringatan tegas terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung. Ia memastikan tidak akan mentolerir adanya kasus keracunan makanan yang menimpa peserta program tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Danang Surya pada Senin (22/6/2026). Menurutnya, keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program yang menyasar generasi penerus bangsa tersebut.

"Sampai masih ada keracunan anak-anak kita di Lampung ini, saya laporkan langsung ke JAMPIDSUS (Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus)," tegas Danang.

Selain menyoroti aspek keamanan pangan, Kajati Lampung juga mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat tidak menjadikan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) sekadar formalitas semata.

Ia menekankan pentingnya implementasi nyata dari berbagai kerja sama yang telah dibangun, terutama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Merah Putih (KMP), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan para petani lokal.

"MOU ini biasanya cuma formalitas, saya pesan betul, tapi action-nya ada apa tidak, habis itu beli beneran nggak ke Koperasi Merah Putih (KMP), nanti beli beneran nggak ke BUMDES, beli beneran nggak ke petani, ini anak-anak kita, penerus kita," ujarnya.

Danang juga mengingatkan bahwa jabatan dan amanah yang diemban para penyelenggara program harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Amanah itu bukan pada saat dilantik saja bapak ibu, nggak hanya selesai di situ, tugasmu selesai apa nggak, bermanfaat atau nggak," paparnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada penyerapan anggaran, tetapi juga pada kualitas pelaksanaan, keamanan makanan, serta manfaat yang dirasakan langsung oleh anak-anak dan masyarakat Lampung. (Ma)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari