BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANTEN- Wilayah Pesisir Barat, Lampung, dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Kamis, 27 Agustus 2026, pukul 18:33:48 WIB.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 4,1.
Kepala BBMKG Wilayah II, Dr. Hartanto, ST, MM, menjelaskan bahwa episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,57 LS dan 103,62 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 54 km Barat Daya Pesisir Barat, Lampung, pada kedalaman 24 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Aktif bawah laut," ujar Dr. Hartanto dalam keterangan resminya.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan gempa ini dirasakan di beberapa wilayah dengan skala intensitas berbeda;
Bengkunat: Dirasakan pada Skala Intensitas III MMI, di mana getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seakan-akan ada truk berlalu.
Krui: Dirasakan pada Skala Intensitas II hingga III MMI, dengan getaran nyata di dalam rumah yang menyerupai lewatnya truk.
Liwa: Dirasakan pada Skala Intensitas II MMI, yang membuat getaran dirasakan oleh beberapa orang serta menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga saat ini, pihak BMKG memastikan belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak dari gempa bumi tersebut.
Selain itu, hasil monitoring hingga pukul 19:08 WIB menunjukkan belum ada aktivitas gempa bumi susulan.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi terverifikasi, seperti akun Instagram/Twitter @infoBMKG, website resmi (bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), saluran Telegram (t.me/InaTEWS_BMKG), maupun aplikasi mobile (WRS-BMKG atau InfoBMKG).