Monday, 15 June 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Terjadi 4 Hari di Perairan Lampung

15 June 2026 16:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Terjadi 4 Hari di Perairan Lampung
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gelombang perairan di wilayah Lampung diperkirakan meningkat dalam beberapa hari kedepan berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Melalui postingan di akun resmi Instagram BMKG Lampung, tinggi gelombang 1,2 – 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Barat Lampung, Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan, dan Selat Sunda Selatan Lampung.

Prakiraan ini berlaku mulai 15 hingga 18 Juni 2026. Dijelaskan pula pada kondisi gelombang tersebut, pola angin di wilayah perairan Provinsi Lampung pada umumnya bergerak dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan angin berkisar antara 2 – 20 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung,” tulis BMKG.

BMKG memberikan saran keselamatan bagi pelayaran. Dimana perahu nelayan agar waspada apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Serta kapal tongkang agar waspada apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

BMKG menghimbau masyarakat yang beraktivitas di laut agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi gelombang. Nelayan, operator kapal penyeberangan, hingga pelaku wisata bahari diminta memperhatikan informasi cuaca maritim terbaru sebelum berlayar.

"Peringatan dini ini diharapkan menjadi perhatian bagi masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran maupun acara di wilayah pesisir agar selalu mengutamakan keselamatan," kata BMKG.

BMKG juga mengingatkan kondisi cuaca laut dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, pemantauan informasi cuaca dan gelombang secara berkala menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi risiko di perairan.(*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari