BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
(Pemprov) Lampung bersama Pertamina Patra Niaga akan kembali melakukan peninjauan atau inspeksi mendadak (Sidak) ke beragam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam satu hingga dua hari ke depan.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas masih terjadinya antrean kendaraan yang mengisi solar bersubsidi di beragam SPBU di Provinsi Lampung.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan distribusi dan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mengidentifikasi penyebab antrean yang masih dikeluhkan masyarakat, khususnya para sopir angkutan barang, kendaraan logistik, hingga pelaku usaha yang bergantung pada solar bersubsidi.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, Budhi Darmawan menuturkan, pihaknya akan turun langsung bersama Pertamina Patra Niaga untuk melihat kondisi di lapangan.
"Besok atau lusa kami bersama Pertamina Patra Niaga akan kembali meninjau beberapa SPBU karena memang antrean solar ini masih terjadi," kata Budhi saat dimintai keterangan, Senin (30/6/2026).
Menurutnya, peninjauan tersebut merupakan arahan langsung Orang nomor satu di Lampung yang memberikan perhatian serius terhadap persoalan distribusi solar bersubsidi.
Pemerintah ingin memastikan setiap kendala yang menyebabkan antrean dapat segera diatasi sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
"Pak Gubernur sangat perhatian terhadap situasi ini. Karena itu kami turun bersama-sama untuk melihat secara langsung kesiapan di lapangan, mengetahui apa yang menjadi permasalahan, dan memastikan apakah hal tersebut sudah diantisipasi oleh Pertamina," ujarnya.
Selain memantau kondisi SPBU, tim juga akan mengevaluasi kesiapan stok BBM, sistem distribusi, pelayanan kepada konsumen, hingga mekanisme pengawasan agar penyaluran solar bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Budhi menggarisbawahi, koordinasi antara Pemprov Lampung dan Pertamina Patra Niaga terus dilakukan untuk mencari solusi terbaik atas persoalan antrean yang terjadi di beragam daerah.
Hasil peninjauan nantinya akan menjadi bahan evaluasi guna menentukan langkah-langkah perbaikan agar distribusi solar bersubsidi semakin optimal.
"Kita lihat besok dilapangan apa yang akan disampaikan oleh Pertamina. Apakah akan ada informasi terbaru selain hasil dari tinjauan yang kemarin sudah kita lakukan," jelasnya.
Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Menurutnya, pemerintah bersama Pertamina terus berupaya memastikan pasokan solar bersubsidi tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai peruntukannya.
"Kami juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang. Pemerintah bersama Pertamina terus bekerja agar distribusi solar bersubsidi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," pungkasnya.