BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
pengeroyokan terhadap di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung mulai membuahkan hasil.
Polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku, sementara lima orang lainnya masih dalam pengejaran.
Pelaku berinisial RPB (34) ditangkap tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung bersama Unit Reskrim Polsek Labuhan Ratu di kediamannya pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.
Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Purwanto, dirinya menyebut jika RPB diduga ikut terlibat dalam aksi kekerasan terhadap korban berinisial MA (39) yang terjadi pada Sabtu, 12 September 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.
"Benar. Satu diantaranya sudah kita amankan bersama Polsek Labuhan Ratu," katanya, Selasa, 15 September 2026 melalui sambungan telepon.
Kasus tersebut sempat menyita perhatian publik setelah rekaman video pengeroyokan korban beredar luas di media sosial dan viral.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula ketika korban yang sedang membantu kendaraan berputar di kawasan Jalan Soekarno Hatta didatangi dua orang yang meminta uang.
Permintaan itu memicu adu mulut. Situasi kemudian memburuk ketika beberapa orang lainnya datang dan diduga ikut menyerang korban secara bersama-sama.
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka serius. Ia menderita luka berat di bagian kepala dan punggung, kehilangan jari kelingking tangan kiri, serta mengalami patah tulang pada kaki kiri. Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif di RS Imanuel Bandar Lampung.
Dalam proses penyidikan, polisi turut menyita beragam barang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut. Barang bukti yang diamankan meliputi batu paving, rompi milik RPB, serta sebuah topi yang diduga digunakan salah satu pelaku saat peristiwa berlangsung.
"Perannya dalam aksi tersebut masih terus kami dalami melalui pemeriksaan dan alat bukti yang ada," ungkapnya.
Meski satu orang telah ditangkap, polisi memastikan upaya pengejaran terhadap pelaku lain masih terus dilakukan.
"Masih terus kita upayakan pengejaran untuk rekan-rekan yang lainnya," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Aksi brutal sekelompok anak punk bersenjata tajam terhadap seorang pak ogah di Jalan Bypass Soekarno Hatta, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu, 12 September 2026, pukul 16.30 WIB, memicu keresahan warga.
Korban berinisial MA mengalami beragam luka bacok, sementara para pelaku hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.
Peristiwa itu menjadi perhatian setelah rekaman video pengeroyokan beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, korban terlihat diserang secara bersama-sama di tengah jalan ketika arus kendaraan masih ramai melintas.
Beberapa pelaku tampak membawa senjata tajam berupa parang atau golok. Korban yang tidak mampu melawan akhirnya tersungkur sebelum warga berdatangan ke lokasi.
Setelah kejadian, MA dievakuasi ke Rumah Sakit Imanuel untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka bacok di beragam bagian tubuh.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Adri Purwanto membenarkan adanya kasus pengeroyokan tersebut. Ia menyebut laporan polisi telah diterima dan saat ini penanganan perkara dilakukan oleh jajaran Polsek Labuhan Ratu.
"LP-nya masuk Polsek Labuhan Ratu. Masih kita upayakan penyelidikan, mba," kata Gigih.
Polisi hingga saat ini masih mengumpulkan keterangan para saksi, termasuk menelusuri identitas para pelaku yang terekam dalam video viral tersebut.(*)