BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung masih memberi kesempatan terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adiwantra, untuk hadir jalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus rekrutmen tenaga honorer di lingkungan Pemkot Metro.
Dirreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Heri Rusyaman menyampaikan, pihaknya kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Welly meskipun yang bersangkutan telah tiga kali mangkir.
"Tentu ini kami memberikan hak dulu kepada yang bersangkutan. Kita masih menginginkan yang bersangkutan kooperatif. Kita memberikan kesempatan itu karena hak dari seseorang apabila dipanggil oleh Polri atau oleh penyidik dengan alasan yang bisa kita anggap wajar secara aturan, kita akan berikan haknya," ujar Heri saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/9/2026).
Heri menyebut pemeriksaan tersangka Welly akan dijadwalkan pada pekan depan. Ia menginginkan kali ini Welly dapat hadir agar penanganan kasus ini dapat berjalan lancar.
"Yang bersangkutan dari lawyer-nya kan sudah mengungkapkan kemungkinan di minggu depan (pemeriksaan). Insya Allah kalau minggu depan hadir, ya kita akan menunggu yang bersangkutan hadir biar clear permasalahan bahwa jangan sampai yang bersangkutan melakukan upaya-upaya penghalangan atas proses penyidikan," ucapnya.
Namun jika nantinya Welly tetap tidak juga menghadiri pemeriksaan penyidik, Heri menggarisbawahi akan melakukan upaya jemput paksa.
"Kalau nanti toh masih berulang dengan alasan yang mungkin kita nilai tidak masuk secara aturan hukum, Polri akan melaksanakan upaya lain, salah satunya mungkin kita akan mengeluarkan perintah membawa," tegasnya.
Terkait apakah saat pemeriksaan nanti Welly akan langsung ditahan, Heri menyebut hal itu masih situasional melihat perkembangan penyidikan yang masih berlangsung.
"Kita situasional ya, kalau nanti pertimbangan penyidik upaya penahanan harus dilakukan, ya kita lihat nanti," katanya.
Saat ini, kata Heri, pihaknya tinggal menunggu hasil koordinasi dengan kejaksaan, hanya tinggal menunggu kehadiran Welly untuk diperiksa.
"Nanti kita lengkapi berkas, ya insya Allah mudah-mudahan dengan koordinasi yang baik apa yang menjadi harapan kami khususnya penyidik bahwa berkas itu akan dianggap lengkap oleh penyidik dari pihak Kejaksaan," tutupnya.