Thursday, 04 June 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Sukses Antar Seluruh Siswanya ke PTN, Dua Kepala Sekolah Dapat Hadiah Istimewa

04 June 2026 14:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
Sukses Antar Seluruh Siswanya ke PTN, Dua Kepala Sekolah Dapat Hadiah Istimewa
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Orang nomor satu di Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan apresiasi khusus kepada Kepala SMA Negeri 14 Bandar Lampung dan Kepala SMA Negeri 1 Tegineneng atas keberhasilan mereka mengantarkan hampir seluruh siswanya diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada tahun 2026.

Pemberian apresiasi berlangsung pada saat acara evaluasi program dan kinerja serta rencana strategis tahun 2027 satuan pendidikan jenjang SMA/SMK/SLB Negeri se-Provinsi Lampung di Soeltan Luxe Hotel Bandar Lampung, Kamis (4/6/2026).

Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk hadiah umroh, beasiswa pendidikan, serta perangkat elektronik sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung.

SMAN 14 Bandar Lampung mencatat prestasi membanggakan dengan seluruh 284 siswa kelas XII lulus dan diterima di berbagai PTN di Indonesia. Sementara itu, SMAN 1 Tegineneng berhasil mengantarkan 172 dari 173 siswanya diterima di PTN atau mencapai angka 99,42 persen.

Atas capaian tersebut, Gubernur Mirza memberikan beasiswa pendidikan hingga lulus kuliah kepada anak Kepala SMAN 14 Bandar Lampung, Hendra Putra.

Sedangkan Kepala SMAN 1 Tegineneng, Meri Juwita mendapatkan hadiah umroh. Selain itu, keduanya juga menerima hadiah berupa satu unit laptop dan telepon genggam.

saat memberikan arahan, Gubernur Mirza menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada para kepala sekolah yang telah bekerja keras menghantarkan para siswa meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan tinggi.

"Pak Hendra dan Ibu, terima kasih. Bapak Ibu sekalian sudah menghantarkan anak-anak. Orang tuanya pasti senang sekali anaknya bisa seperti ini," ujar Mirza.

Secara khusus, Mirza memberikan beasiswa kepada anak Kepala SMAN 14 Bandar Lampung sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan kepada para siswa.

"Pak Hendra anaknya ada yang kuliah? Karena Pak Hendra sudah mengantarkan anak-anak kuliah, anaknya Pak Hendra kita kasih beasiswa sampai lulus. Dari pribadi. Dan untuk Ibu, hadiahnya umroh," katanya.

Gubernur menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di Lampung terus mengalami peningkatan. Menurutnya, keberhasilan siswa masuk PTN merupakan salah satu indikator penting dalam infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Jadi kita luar biasa. Ada beberapa sekolah kita yang sangat berprestasi, bisa 100 persen masuk ke Perguruan Tinggi Negeri. Ada juga yang 99 persen, itu pun kurang satu orang karena memilih bekerja di Korea," ujar Mirza.

 

Ia memastikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia akan menjadi fokus utama infrastruktur dan pengembangan pendidikan di Lampung ke depan.

Karena itu, pemerintah daerah bersama para kepala sekolah telah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas lulusan SMA agar mampu bersaing di perguruan tinggi maupun dunia kerja.

"Saya rasa inilah arah pendidikan Lampung ke depan. Bagaimana semua kepala sekolah fokus menghantarkan anak-anak muridnya masuk ke Perguruan Tinggi Negeri. Untuk kemajuan Provinsi Lampung, yang dibutuhkan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kita sudah sepakat dengan para kepala sekolah untuk fokus meningkatkan kualitas anak-anak SMA kita," tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 14 Bandar Lampung, Hendra Putra, mengungkapkan bahwa keberhasilan seluruh siswanya diterima di PTN merupakan hasil kerja sama seluruh guru dalam melakukan pemetaan potensi siswa sejak awal.

Menurutnya, sekolah tidak hanya mengarahkan siswa ke perguruan tinggi akademik, tetapi juga membuka peluang melalui jalur pendidikan vokasi yang sesuai dengan kemampuan dan minat masing-masing siswa.

"Ini semua atas kerja sama semua guru, anak-anak ini memang kami petakan. Siapa yang bisa masuk ke perguruan tinggi umum, siapa yang bisa ke perguruan tinggi keislaman, dan siapa yang masuk ke jalur vokasi," jelas Hendra.

Melalui pemetaan tersebut, setiap siswa mendapatkan kesempatan yang sesuai dengan potensi yang dimiliki sehingga seluruh siswa berhasil melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Alhamdulillah, bersyukur karena mereka semua berhasil," tutupnya. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari