Saturday, 04 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Polda Lampung Siagakan Personel dan Perketat Patroli Laut Usai Status Anak Krakatau Naik ke Level III

04 July 2026 17:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
Polda Lampung Siagakan Personel dan Perketat Patroli Laut Usai Status Anak Krakatau Naik ke Level III
Foto: newus-bucket.s3.ap-southeast-2.amazonaws.com

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Anak Krakatau (GAK) dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) langsung direspons Polda Lampung dengan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Selain mengaktifkan Satgas Aman Nusa, kepolisian juga memperkuat Posko Bencana Alam dan memperketat patroli di wilayah perairan Selat Sunda.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menyebutkan, seluruh jajaran telah diminta meningkatkan kesiapsiagaan agar dapat bergerak cepat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan situasi darurat akibat meningkatnya aktivitas vulkanik.

Menurutnya, Posko Bencana Alam di Mapolda Lampung maupun di seluruh polres sebenarnya telah tersedia. Namun, dengan meningkatnya status Gunung Anak Krakatau menjadi Level III, Satgas Aman Nusa kembali diaktifkan untuk mempercepat respons terhadap masyarakat.

"Posko Bencana Alam telah kami siapkan sejak lama di Mapolda Lampung, dan seluruh polres juga memiliki Satgas penanggulangan bencana. Seiring meningkatnya status Gunung Anak Krakatau menjadi Level III, kami mengaktifkan Satgas Aman Nusa agar respons terhadap masyarakat dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi kondisi yang memerlukan penanganan," ujar Kombes Yuni dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).

Ia menjelaskan, langkah antisipasi tersebut juga dibarengi dengan penguatan koordinasi bersama pemerintah daerah, BPBD, TNI, serta instansi terkait lainnya guna memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara terpadu.

Di sektor perairan, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Lampung mengintensifkan patroli di kawasan Selat Sunda. Pengawasan dilakukan untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir dan nelayan.

"Personel Polair terus melakukan patroli dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kami juga mengingatkan nelayan agar tidak melaut terlalu dekat dengan kawasan gunung demi keselamatan bersama," katanya.

Polda Lampung juga mengingatkan masyarakat, terutama nelayan dan wisatawan, agar tidak memasuki kawasan dalam radius tiga kilometer dari pusat kawah Gunung Anak Krakatau sesuai rekomendasi Badan Geologi.

Selain mematuhi zona bahaya, masyarakat diminta tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya dan hanya mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan Badan Geologi, BMKG, maupun pemerintah daerah.

"Yang terpenting saat ini adalah meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan. Ikuti setiap informasi resmi dari pemerintah dan patuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama," tegasnya.

Sebagai informasi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebelumnya menaikkan status Gunung Anak Krakatau menjadi Level III (Siaga) pada Kamis (2/7/2026) pukul 16.30 WIB.

Keputusan tersebut diambil setelah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik yang ditandai dengan lonjakan gempa vulkanik, meningkatnya emisi gas sulfur dioksida (SO₂), deformasi tubuh gunung, hingga terjadinya erupsi.

Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat kawah dan terus memantau perkembangan situasi melalui informasi resmi.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari