BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
(Pemprov) Lampung membuka seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung.
Seleksi tersebut dibuka seiring akan berakhirnya masa tugas Edwin Rusli sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung pada 31 Agustus 2026 karena telah memasuki masa purna tugas.
Pengumuman seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tersebut diterbitkan Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemprov Lampung pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rendi Reswandi, membenarkan proses seleksi untuk jabatan tersebut telah dimulai.
"Mulai hari ini, kami sudah melakukan seleksi terbuka untuk Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, guna mengisi jabatan yang akan kosong pada tanggal 1 September 2026," kata Rendi, Kamis (27/8/2026).
Menurut Rendi, jabatan Kadinkes menjadi posisi yang lebih dahulu dibuka karena memiliki persyaratan khusus yang berkaitan dengan latar belakang pendidikan calon peserta.
"Untuk jabatan yang lain saat ini sedang kami proses. Dinas Kesehatan ini didahulukan karena sifatnya khusus. Tidak semua orang bisa mendaftar sebagai Kepala Dinas Kesehatan," jelasnya.
Jabatan Kadinkes Lampung yang dilelang melalui seleksi terbuka ini merupakan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau setara eselon II-a.
"Salah satu persyaratan utama yang harus dipenuhi peserta yakni memiliki pendidikan minimal S-1 atau D-IV di bidang kesehatan," katanya.
Selain itu, calon peserta harus memiliki pangkat minimal Pembina Tingkat I serta pengalaman dalam jabatan terkait sekurang-kurangnya lima tahun.
Meski demikian, Pemprov Lampung belum memastikan mekanisme pengisian sebagian jabatan lainnya, termasuk Kepala Dinas Kehutanan dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Lampung.
Rendi menuturkan, pemerintah daerah masih membahas mekanisme yang paling tepat untuk pengisian jabatan-jabatan tersebut, apakah melalui job fit atau seleksi terbuka.
"Untuk posisi tersebut, saat ini masih dijabat oleh Plt masing-masing. Pemerintah Provinsi sedang melakukan pembahasan dan memproses mekanismenya, apakah nanti akan melalui job fit atau seleksi terbuka (selter)," ujarnya.