Wednesday, 15 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Media Diajak Melihat Langsung Layanan Tol Bakter, BTB Tunjukkan Respons Cepat dan Operasional 24 Jam

15 July 2026 20:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
Media Diajak Melihat Langsung Layanan Tol Bakter, BTB Tunjukkan Respons Cepat dan Operasional 24 Jam
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) mengajak sebagian awak media melihat secara langsung sistem operasional dan pelayanan di Jalan Tol Bakauheni - Terbanggi Besar (Bakter) melalui agenda media visit. 

agenda ini bertujuan memperkenalkan mekanisme pelayanan, standar operasional prosedur (SOP), hingga kesiapsiagaan petugas dalam memberikan layanan kepada pengguna jalan tol.

Dalam agenda tersebut, rombongan media diajak mengunjungi sebagian titik penting yang menjadi pusat operasional jalan tol. 

Kunjungan diawali ke ruang kontrol (control room), tempat seluruh aktivitas di ruas Tol Bakter dipantau selama 24 jam melalui sistem komunikasi dan jaringan kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di sepanjang ruas tol.

Dari ruang kontrol, media memperoleh gambaran mengenai bagaimana petugas memonitor arus lalu lintas, mendeteksi potensi gangguan, hingga melakukan koordinasi apabila terjadi keadaan darurat di jalan tol.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Gerbang Tol Kota Baru. Di lokasi tersebut, media diperkenalkan dengan berbagai sistem pelayanan transaksi tol, termasuk pengoperasian gardu tol serta teknologi pendukung yang digunakan ketika terjadi kendala di lapangan. 

Salah satunya adalah penggunaan mobile reader yang membantu petugas melayani transaksi pengguna jalan apabila terjadi gangguan pada sistem maupun peralatan di gerbang tol.

Selanjutnya, awak media diajak melakukan patroli untuk melihat bagaimana tim bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kendaraan yang mengalami masalah pada mesin.

Petugas patroli segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi pengguna jalan sekaligus melakukan koordinasi dengan tim derek apabila kendaraan memerlukan evakuasi. 

Pada peristiwa tersebut, waktu tanggap petugas derek tercatat hanya sekitar delapan menit, jauh lebih cepat dibandingkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang menetapkan waktu maksimal penanganan selama 30 menit.

agenda kemudian ditutup dengan peninjauan ke Rest Area KM 116A yang merupakan rest area tipe A. 

Di lokasi ini tersedia berbagai fasilitas penunjang bagi pengguna jalan, mulai dari area tenant makanan dan minuman, musala, toilet, SPBU, ruang laktasi, hingga fasilitas pendukung lainnya yang dirancang untuk memberikan kenyamanan selama perjalanan.

Media Handling Supervisor PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Ilham Fachrul Rosadi, mengungkapkan agenda media visit ini digelar agar awak media dapat melihat secara langsung bagaimana pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik tidak hanya berdasarkan penjelasan, tetapi juga hasil pengamatan di lapangan.

"Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah berkenan hadir dalam agenda media visit BTB kali ini. Tadi kita sudah melakukan kunjungan untuk melihat langsung bagaimana sistem dan kinerja yang ada di lapangan," ujar Ilham.

Menurutnya, ruang kontrol menjadi pusat pemantauan operasional jalan tol yang bekerja selama 24 jam untuk memastikan seluruh kondisi di lapangan dapat dipantau secara maksimal.

Di Gerbang Tol Kota Baru, lanjut Ilham, media juga diperlihatkan berbagai bentuk pelayanan kepada pengguna jalan, termasuk teknologi mobile reader yang digunakan apabila terjadi kendala saat transaksi di gardu tol.

"Kemudian kita juga melihat langsung bagaimana SOP penanganan ketika ada pengguna jalan mengalami kendala. Tim Bravo langsung mendatangi lokasi dan menghubungi tim derek apabila kendaraan memang harus dievakuasi," katanya.

Ilham mengungkapkan, hasil dilapangan menunjukkan waktu respons petugas derek hanya sekitar delapan menit. Capaian tersebut dinilai sangat baik karena masih jauh di bawah ketentuan Standar Pelayanan Minimum yang menetapkan batas waktu maksimal 30 menit.

"Tadi petugas menemukan pengguna jalan yang mengalami masalah pada mesin kendaraannya. Waktu tanggap teman-teman derek tadi sekitar delapan menit. Ini masih jauh di bawah target SPM yang ditetapkan 30 menit," jelasnya.

Ia menambahkan keterangan, kunjungan ke Rest Area KM 116A juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan fasilitas yang tersedia bagi pengguna jalan. 

Sebagai rest area tipe A, kawasan tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beristirahat.

Melalui agenda ini, BTB mengharapkan publikasi dari media dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sistem pelayanan yang diterapkan di Jalan Tol Bakter.

"Harapan kami, melalui publikasi dari rekan-rekan media, masyarakat dapat mengetahui bagaimana mekanisme pelayanan dan SOP yang diterapkan petugas di Tol Bakter. Dengan begitu masyarakat menjadi lebih paham bahwa pelayanan di jalan tol memiliki prosedur yang jelas dan selalu mengutamakan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan," tutup Ilham. (*) 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari