Sunday, 06 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Kodam XXI/Radin Inten Kerahkan 605 Personel Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

06 September 2026 17:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Kodam XXI/Radin Inten Kerahkan 605 Personel Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

BANDAR LAMPUNG— Menyusul peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau, Kodam XXI/Radin Inten bergerak cepat dengan menyiagakan 605 personel beserta sarana pendukung lengkap.

Langkah taktis ini diambil guna membantu masyarakat sekaligus mengantisipasi segala kemungkinan perkembangan situasi di wilayah terdampak abu vulkanik.

Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), menuturkan bahwa pengerahan kekuatan ini merupakan bentuk respons cepat TNI dalam memastikan kesiapan personel dan dukungan operasional di lapangan.

“Langkah ini sebagai bentuk kesiapsiagaan penuh Kodam XXI/Radin Inten di lapangan,” ujar Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Bandar Lampung, Minggu (6/9/26).

Kekuatan Personel dan Dukungan Logistik Lengkap

Dalam operasi kesiapsiagaan ini, sebanyak 605 personel diterjunkan dengan memperhitungkan aspek mobilitas dan kedaruratan. 

Mereka didukung oleh berbagai sarana dan prasarana penunjang, meliputi:

Armada Transportasi & Darurat: Truk, sepeda motor, kendaraan pemadam kebakaran, serta ambulans.

Fasilitas Lapangan: Kendaraan dapur lapangan, tenda serbaguna, genset, dan perlengkapan kelistrikan.

Teknologi & Kesehatan: Drone pemantau udara, alat kesehatan, serta dukungan logistik terpadu.

Selain menyiagakan kekuatan fisik, Kodam XXI/Radin Inten terus memperkuat koordinasi lintas instansi bersama pemerintah daerah untuk memastikan kecepatan respons apabila masyarakat membutuhkan bantuan evakuasi atau penanganan darurat.

Instruksi Tegas Panglima: Aksi Nyata di Tempat Ibadah hingga Sekolah

Sebagai langkah preventif langsung kepada masyarakat, Panglima Kodam XXI/RI telah mengeluarkan instruksi terstruktur bagi seluruh jajaran satuan (Satjar) di wilayah terdampak. 

Fokus utama pengamanan kesehatan ini menyasar titik-titik keramaian publik, tempat ibadah, serta fasilitas pendidikan anak.

Aksi di Tempat Ibadah: Prajurit TNI dikerahkan untuk membersihkan tempat ibadah menjelang waktu salat, memasang spanduk imbauan, serta membagikan masker usai beribadah, dengan prioritas kepada para orang tua dan anak-anak.

Edukasi ke Sekolah PAUD dan TK: Personel menyambangi lembaga pendidikan usia dini untuk memberikan edukasi langsung kepada anak-anak dan orang tua tentang pentingnya penggunaan masker. 

Orang tua juga diimbau agar tidak membawa anak-anak keluar rumah kecuali untuk keperluan yang sangat mendesak.

Pusat Perbelanjaan: Jajaran Babinsa aktif menyosialisasikan edukasi terkait bahaya abu vulkanik di sentra-sentra keramaian dan pusat perbelanjaan.

Di samping itu, Pangdam juga menginstruksikan Kakesdam dan unsur Logistik untuk segera memeriksa ketersediaan stok masker, serta memerintahkan Aster untuk menghimpun laporan harian dari lapangan secara berkala.

Imbauan untuk Warga

Di penghujung arahannya, Pangdam meminta warga di wilayah terdampak untuk tetap waspada namun tidak panik menghadapi situasi ini.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengurangi aktivitas di luar rumah, dan menggunakan masker saat berada di luar rumah. Kodam XXI Radin Inten bersama pemerintah daerah dan instansi terkait akan terus memonitor perkembangan situasi,” pungkasnya.

Melalui langkah proaktif ini, Kodam XXI/Radin Inten menekankan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat—siap bergerak cepat, siap membantu, dan menjamin keselamatan warga di tengah dinamika alam.

 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari