Sunday, 06 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Ikuti Instruksi Gubernur, Disdikbud Pringsewu Terapkan Belajar dari Rumah

06 September 2026 18:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Ikuti Instruksi Gubernur, Disdikbud Pringsewu Terapkan Belajar dari Rumah
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pringsewu memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh atau Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) bagi SD, SMP, termasuk SMA, SMK dan SLB mulai besok Senin (7/8/2026).

Hal itu untuk mengantisipasi bahaya debu vulkanik imbas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyelimuti sebagian besar wilayah Kabupaten Pringsewu sejak Ssbtu (5/9/3026).

Kepala Disdikbud Pringsewu Supriyanto menjelaskan pemberlakuan PJJ  berdasarkan Surat Edaran Mendigdasmen No 1 tahun 2026 yang mengatur pembelajaran pada satuan pendidikan yang terdampak bencana.

Kemudian berdasarkan Surat Edaran Gubernur No 150 tahun 2026 tentang pelaksanaan acara belajar mengajar (KBM) akibat dampak abu vulkanik

"Selama situasi darurat bencana murid berhak untuk tetap mendapatkan layanan pendidikan," kata Supriyanto, Minggu (6/7/2026).

Kendati demikian, Supriyanto belum bisa memastikan berapa lama penerapan PJJ ini. "Kita melihat perkembangan jika sudah normal acara belajar mengajar kembali seperti biasa nanti informasinya akan kami update," tukasnya.

Sebelumnya untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan debu, personel Polres Pringsewu dan jajaran polsek membagikan masker secara gratis kepada pengguna jalan serta masyarakat di ruang publik.

Pembagian masker berlangsung sejak Sabtu malam (5/9/2020) di beragam titik konsentrasi warga, antara lain, Lapangan Pekon Podomoro, depan Mapolsek Pringsewu Kota, depan Mapolsek Gadingrejo , depan Mapolsek Sukoharjo, Pusat kuliner Gruput di Simpang Pemda Pringsewu dan Kawasan Pasar Pagelaran

Kepala Seksi Humas Polres Pringsewu Ipda Rahmat Basuki, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, menuturkan pembagian masker tersebut merupakan langkah mitigasi awal untuk mencegah penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

"Sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Krakatau terpantau meluas hingga wilayah Pringsewu. Untuk mengurangi risiko iritasi pernapasan dan mata pada warga yang masih beraktivitas di luar rumah, petugas menyalurkan masker medis di beberapa titik ramai," ujar Ipda Rahmat dalam keterangannya, Minggu (6/9/2020).

Pihak kepolisian juga menyerukan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak ada keperluan mendesak. Bagi warga yang terpaksa keluar rumah, disarankan selalu mengenakan masker dan kacamata pelindung, serta memastikan pengendara roda dua menggunakan helm dengan kaca tertutup demi keamanan  pandang.

Selain itu, warga diminta untuk menutup rapat wadah atau tempat penampungan air bersih serta bahan makanan agar tidak terkontaminasi debu vulkanik yang mengandung partikel silika tajam.

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda melontarkan material kolom abu ke udara. Tiupan angin membawa abu vulkanik mengarah ke daratan sehingga berdampak ke beragam daerah di Lampung, mulai dari kawasan pesisir hingga Kabupaten Pringsewu. Masyarakat diimbau tetap tenang dan memantau perkembangan resmi dari PVMBG maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. (*) 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari