Friday, 18 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Kasus Honor Fiktif, Sekda Lampung Tengah Ditahan Polisi

18 September 2026 19:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Kasus Honor Fiktif, Sekda Lampung Tengah Ditahan Polisi
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Lampung Tengah Welly Adi Wantra menjalani pemeriksaan di Mapolda Lampung pada Jumat, 18 September 2026, terkait kasus dugaan honorer fiktif saat menjabat Kepala BKPSDM Kota Metro.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Pol Heri Rusyaman membenarkan pemeriksaan terhadap Welly. Pemeriksaan dilakukan sejak pagi sebagai bagian dari penyidikan untuk melengkapi berkas perkara.

Heri menyebut pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memenuhi kelengkapan berkas agar proses hukum dapat segera dilanjutkan. Ia memastikan Welly telah hadir di Polda Lampung dan menjalani pemeriksaan pada Jumat sore.

Penyidik juga melakukan penahanan terhadap Welly selama 20 hari ke depan. Langkah penahanan disebut untuk mempermudah dan mempercepat kelengkapan berkas serta proses penyidikan.

Kasus itu berkaitan dengan dugaan keberadaan honorer fiktif saat Welly menjabat Kepala BKPSDM Kota Metro. Hingga berita ini diterbitkan, pemeriksaan masih berlangsung di Mapolda Lampung.

Sementara itu, Ahmad Handoko yang sebelumnya menjadi penasihat hukum Welly menyebutkan tidak lagi mendampingi kliennya. Ia menyebut ada penasihat hukum lain yang kini mendampingi Welly.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah Komang Koheri membenarkan Welly tidak masuk kerja selama lebih dari sepekan. Komang menyebut telah mengecek kehadiran Welly dan mencatat yang bersangkutan tidak masuk kantor sekitar satu pekan.

Komang mengungkapkan izin yang diterima pemerintah daerah menyebutkan Welly sedang sakit.

Pada 29 Agustus 2026, Handoko sempat membantah anggapan Welly mangkir dari panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Lampung.

Ia menjelaskan ketidakhadiran Welly pada jadwal pemeriksaan sebelumnya karena sakit. Handoko memastikan kliennya akan bersikap kooperatif setelah kondisi kesehatannya pulih. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari