BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
(Pemkot) Metro meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, dengan mengecek memastikan setiap petugas yang datang membawa tanda pengenal, rompi, dan surat tugas resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Imbauan tersebut disampaikan untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan momentum sensus oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, menekankan masyarakat tidak perlu ragu menerima kedatangan petugas sensus selama identitasnya dapat diverifikasi.
Ia meminta warga memeriksa kelengkapan atribut petugas sebelum memberikan informasi yang dibutuhkan dalam pendataan.
"Jangan takut menerima petugas Sensus Ekonomi. Sambut dengan baik, periksa identitasnya, lalu berikan jawaban yang jujur karena data masyarakat akan menentukan seberapa tepat kebijakan ekonomi yang dibuat pemerintah," ujar Rafieq kepada awak media, Senin (29/6/2026).
Selain mengingatkan pentingnya memeriksa identitas petugas, Rafieq juga meminta masyarakat tidak memberikan uang, kata sandi, PIN, maupun data perbankan kepada siapa pun yang mengatasnamakan petugas sensus.
Menurutnya, proses pendataan hanya bertujuan mengumpulkan informasi statistik dan tidak pernah meminta data keuangan ataupun memungut biaya.
Ia juga meluruskan berbagai informasi keliru yang beredar di masyarakat. Menurutnya, Sensus Ekonomi tidak berkaitan dengan pemeriksaan pajak maupun penentuan penerima bantuan sosial.
Data yang dikumpulkan hanya digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah ekonomi dan seluruh informasi responden dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pemkot Metro mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari pedagang kecil, UMKM, industri rumahan, penyedia jasa hingga pelaku usaha digital untuk berpartisipasi aktif.
Rafieq memiliki harapan masyarakat tetap waspada terhadap potensi penipuan, namun tidak mudah percaya pada rumor yang menyesatkan sehingga pelaksanaan sensus dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat bagi pembangunan daerah ekonomi di masa mendatang.