BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bandar Lampung (UBL), Refly Setiawan, sukses meraih penghargaan prestisius dari Institute of International Relations and World History (IMOMI), Lobachevsky University, Rusia.
Tentunya, Ini merupakan prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh akademisi asal Lampung di kancah dunia.
Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan capaian Refly sebagai peneliti muda berprestasi di lingkungan akademik Rusia.
Ia dinobatkan sebagai peneliti muda terbaik tingkat universitas dan fakultas.
Tidak hanya itu, Refly juga berhasil menyabet peringkat ketiga peneliti muda terbaik tingkat Kota Nizhny Novgorod, Rusia.
Capaian ini menjadi kado manis bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya bagi UBL.
Pasalnya, di tengah aktivitas risetnya, Refly secara konsisten membawa nama Indonesia dan UBL di ekosistem akademik internasional. Ia aktif memperkenalkan kekayaan budaya, identitas, dan sejarah bangsa Indonesia di Rusia.
Selain prestasi di atas, Refly juga mendapatkan pengakuan sebagai peneliti muda asing dengan publikasi terbanyak di Rusia berdasarkan standar Ð’Ñ‹ÑÂшаÑ аттеÑÂтационнаÑ комиÑÂÑÂиÑ (VAK) atau Komisi Atestasi Tinggi Rusia.
Berkat produktivitas risetnya yang tinggi, ia bahkan mendapatkan dukungan bantuan penelitian langsung dari pemerintah Rusia.
Saat ini, Refly yang tengah menempuh studi doktoral (Ph.D.) diketahui tengah melakukan penelitian lintas negara, yakni di Turki dan Rusia secara bersamaan.
Di Nizhny Novgorod, ia juga dipercaya mengelola Laboratorium Penelitian Edosei yang berfokus pada kajian sosial-humaniora dan hubungan antarbangsa.
"Alhamdulillah, capaian ini saya persembahkan untuk Indonesia dan Universitas Bandar Lampung. Saya selalu menulis afiliasi sebagai dosen UBL dan berupaya memperkenalkan budaya bangsa Indonesia melalui riset yang saya jalankan di Rusia," ujar Refly pada Selasa, 23 Juni 2026.
Refly mengungkapkan, dirinya tengah bersiap untuk agenda riset selanjutnya. Ia dijadwalkan mengikuti forum penelitian global di Sochi, Rusia, pada November mendatang yang mempertemukan para peneliti dari berbagai wilayah di Rusia.
Rektor UBL, Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, MBA, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian dosennya tersebut. Menurut Prof. Yusuf, prestasi Refly menjadi bukti bahwa sumber daya manusia (SDM) UBL mampu bersaing secara global.
"Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi UBL. Kehadiran dosen kami dalam forum akademik internasional membuktikan bahwa kualitas SDM kita mampu berkiprah di dunia. Kami mengharapkan ini menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa UBL lainnya untuk terus memperluas jejaring dan menghasilkan riset bermutu," tegas Prof. Yusuf.
Capaian Refly Setiawan ini menjadi langkah konkret UBL dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, pengembangan riset, serta kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam memberikan dampak positif bagi dunia akademik global.