Friday, 07 August 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Demo Ricuh di Kantor Pemkab Lamteng, Ketua PGK: Ada Oknum Pemicu Keributan

06 August 2026 14:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Demo Ricuh di Kantor Pemkab Lamteng, Ketua PGK: Ada Oknum Pemicu Keributan
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

‎‎Kupastuntaa.co, Lampung Tengah – Ketua DPD Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Lampung Tengah, M. Hefki Aburizal, menyebut ada oknum yang memicu keributan saat aksi damai bertajuk "JPK Memanggil" di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah pada Rabu (5/8/2026) kemarin.

‎‎Menurutnya, keterlambatan aparat bertindak juga membuat aksi yang semula berlangsung tertib berakhir ricuh.

‎‎Hefki menyebutkan, sejak awal aksi sudah muncul sebagian oknum yang bukan peserta demonstrasi maupun perwakilan Pemkab Lampung Tengah. Mereka diduga sengaja memancing keributan, namun tidak segera ditindak oleh aparat.

‎‎"Sejak awal sudah ada oknum yang diduga ingin mengacaukan aksi, tetapi aparat tidak mengambil tindakan. Setelah sound system dirusak dan kericuhan terjadi, barulah mereka diamankan," kata Hefki, dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).

‎‎Kericuhan bermula saat Ketua NGO JPK Korwil Lampung Tengah, Uncu Wenda, menyampaikan orasi yang menuntut pemerintah daerah mengambil langkah tegas terhadap kondisi birokrasi.

‎‎Orasi tersebut memicu adu mulut dengan seseorang di tengah kerumunan hingga berujung pada perusakan alat pengeras suara.

‎‎Usai situasi kondusif, massa diterima Kepala Satpol PP Lampung Tengah, Husnip, yang mengungkapkan aspirasi demonstran akan diteruskan kepada pimpinan karena para pejabat sedang menjalankan tugas dinas di luar kantor.

‎‎Meski demikian, Hefki menggarisbawahi PGK bersama NGO JPK akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak mendapat tindak lanjut.

‎Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap stabilitas pemerintahan.

‎‎Massa mendesak Plt Bupati segera mengambil langkah administratif terkait posisi Sekda Welly Adiwantra agar roda pemerintahan dan pelayanan publik berjalan optimal.

‎‎Mereka juga meminta Jajaran Pemprov Lampung dan Kementerian Dalam Negeri turut memberi perhatian terhadap kondisi birokrasi di Kabupaten Lampung Tengah. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari