Wednesday, 02 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Beton Jalan Tirtayasa Retak, Dinas PU Bandar Lampung Siapkan Pembongkaran

02 September 2026 12:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Beton Jalan Tirtayasa Retak, Dinas PU Bandar Lampung Siapkan Pembongkaran
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung bakal melakukan pembongkaran terhadap bagian rigid beton pada proyek peningkatan Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa, Kecamatan Sukabumi, yang mengalami keretakan hingga patah.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Bandar Lampung, Rayu R Wiranegara, menjelaskan, pihaknya menemukan dua titik kerusakan pada segmen rigid beton tersebut.

"Untuk di segmen itu ada dua titik yang kita dapati di lapangan, retaknya dari atas sampai bawah," kata Rayu, Rabu (2/9/2026).

Ia mengaku, kerusakan tersebut akan dievaluasi terlebih dahulu untuk menentukan metode perbaikan yang tepat.

Namun, bagian rigid beton yang mengalami keretakan parah dipastikan akan dibongkar dan dikerjakan kembali.

"Sesegera mungkin. Ini paling lama dua sampai tiga hari kita evaluasi dan segera action, paling lama seminggu," ujarnya.

Sementara terkait keretakan rigid beton yang ditemukan mulai dari bagian bawah hingga permukaan beton, Rayu menduga hal tersebut terjadi karena proses perawatan beton (curing) yang tidak maksimal.

"Jadi gini, kebetulan memang pada saat treatment penghamparan beton, kemungkinan tidak terjadi penyiraman yang sangat maksimal, sehingga terjadi keretakan parah," ujarnya.

Proyek peningkatan Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp35.518.642.000 dan dikerjakan oleh PT Bentang Kharisma Karya, dengan konsultan CV Raja Artha.

Kontrak proyek ditandatangani pada 4 Agustus 2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender dan ditargetkan berakhir pada 31 Desember 2026.

Pekerjaan proyek tersebut menggunakan sumber dana APBD Kota Bandar Lampung melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari