BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung mencatat kemunculan 103 titik panas (hotspot) yang tersebar di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung pada Rabu 2 September 2026.
Ini berdasarkan hasil pemantauan satelit selama 24 jam terakhir per Selasa, 1 September 2026.
Dari total 103 titik panas yang terfilter, Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Way Kanan menjadi wilayah dengan sebaran hotspot terbanyak, masing-masing menyumbang 22 titik panas.
Prakirawan BMKG Lampung menjelaskan bahwa pantauan titik panas ini terdeteksi melalui empat jenis satelit pemantau, yakni Satelit TERRA, AQUA, NOAA20, dan SNPP.
Berdasarkan analisis tingkat kepercayaan (confidence level), terdapat 10 titik panas berada pada kategori tinggi (high), 88 titik kategori sedang (medium), dan 5 titik berada pada kategori rendah (low).
Titik panas dengan kategori kepercayaan tinggi (high confidence) teridentifikasi berada di beberapa lokasi strategis, di antaranya:
Kabupaten Mesuji: Kecamatan Tanjung Raya (3 titik) dan Mesuji Timur (1 titik).
Kabupaten Way Kanan: Kecamatan Blambangan Umpu (2 titik) dan Way Tuba (1 titik).
Kabupaten Tulang Bawang: Kecamatan Gedung Aji/Gedung Meneng (2 titik).
Kabupaten Tulang Bawang Barat: Kecamatan Pager Dewa (1 titik).
Sementara itu, untuk analisis radius terhadap keselamatan penerbangan, pihak BMKG memastikan seluruh titik panas yang terdeteksi masih aman dari kawasan bandara di Provinsi Lampung.
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada titik panas (zero hotspot) yang terdeteksi baik dalam radius kurang dari 5 km maupun kurang dari 10 km dari Bandara Radin Inten II (Branti), Bandara Gatot Soebroto (Way Kanan), maupun Bandara Taufiq Kiemas (Pesisir Barat)
Berikut adalah rincian sebaran 103 titik panas berdasarkan data BMKG Lampung per 1 September 2026:
Kabupaten / KotaJumlah Hotspot
Mesuji22 titik
Way Kanan22 titik
Lampung Selatan14 titik
Tulang Bawang14 titik
Tulang Bawang Barat8 titik
Lampung Utara6 titik
Lampung Tengah5 titik
Lampung Timur4 titik
Pesawaran4 titik
Lampung Barat3 titik
Pesisir Barat1 titik
BMKG menyerukan masyarakat serta pihak-pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah-wilayah dengan konsentrasi titik panas tinggi.
Data hotspot ini merupakan indikasi awal keberadaan sumber panas di permukaan bumi yang terdeteksi satelit dan tetap memerlukan verifikasi lapangan secara berkala.