Tuesday, 14 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

19 Kasus Kebakaran Terjadi di Lampung Barat Sepanjang Januari-10 Juli 2026

14 July 2026 14:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
19 Kasus Kebakaran Terjadi di Lampung Barat Sepanjang Januari-10 Juli 2026
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Lampung Barat mencatat sebanyak 19 kasus kebakaran sepanjang Januari hingga 10 Juli 2026.

Dari seluruh peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai sekitar Rp3,9 miliar.

Berdasarkan data Satpol PP-Damkar Lampung Barat, objek yang terbakar didominasi rumah tinggal. Selain itu, petugas juga menangani kebakaran dua unit sepeda motor, satu mobil, dua gerobak bakso, satu Tempat Pembuangan Sampah (TPS), dan satu Rumah TPA.

Kasatpol PP-Damkar Lampung Barat, Domi Nofalisa Utama menyebutkan, hasil evaluasi pihaknya menunjukkan bahwa korsleting listrik masih menjadi penyebab paling dominan dalam kasus kebakaran tahun ini.

Delapan kejadian dipastikan dipicu gangguan instalasi listrik, sementara sisanya disebabkan kebocoran tabung gas, kompor yang ditinggalkan menyala, puntung rokok, serta beberapa kasus yang penyebabnya masih dalam penyelidikan.

"Ini menunjukkan masyarakat perlu lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, terutama instalasi yang sudah berusia lama atau menggunakan sambungan yang tidak sesuai standar," ujar Domi, saat dihubungi melalui sambungan seluler, Selasa (14/7/2026).

Kasus pertama terjadi pada 5 Januari 2026 di Pekon Cipta Mulya, Kecamatan Kebun Tebu. Rumah milik Cik Mat Fauzi terbakar akibat korsleting listrik dengan kerugian sekitar Rp100 juta.

Selang tiga hari kemudian, tepatnya 8 Januari 2026, rumah milik Zalal di Pemangku IV, Pekon Canggu, Kecamatan Batu Brak, hangus terbakar.

Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menjadi peristiwa dengan kerugian terbesar sepanjang tahun ini, yakni mencapai Rp1 miliar.

Pada 17 Maret 2026, rumah milik Mulyadi di Pemangku Negeri Ratu, Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, mengalami kebakaran akibat kebocoran kompor gas. Kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kebakaran besar kembali terjadi pada 23 Maret 2026 di Pekon Kenali, Kecamatan Belalau. Tiga rumah milik Sopiyan, H. Kiston, dan Tamhudi ludes terbakar akibat korsleting listrik.

Besarnya kobaran api membuat petugas dari Pos Damkar Belalau, Balik Bukit, Sukau, dan Way Tenong diterjunkan ke lokasi. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp975 juta.

Pada 27 Maret 2026, rumah milik Lihun di Pekon Tugu Mulya, Kecamatan Kebun Tebu, juga terbakar akibat korsleting listrik dengan kerugian sekitar Rp300 juta.

Petugas juga menangani dua kali kebakaran gerobak bakso milik Pakde Gaul di Pekon Simpang Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong, masing-masing pada 28 Maret dan 9 April 2026. Dalam laporan petugas, penyebab maupun besaran kerugian tidak dicantumkan.

Kebakaran rumah kembali terjadi pada 14 April 2026 di Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Batu Brak. Rumah milik Yanto terbakar akibat korsleting listrik dengan kerugian sekitar Rp100 juta.

Enam hari berselang, tepatnya 20 April 2026, tiga rumah milik Edi Prasetya, Bambang, dan Dedi Subarka di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, hangus dilalap api akibat korsleting listrik. Nilai kerugian material diperkirakan mencapai Rp720 juta.

Memasuki Mei 2026, kebakaran kembali terjadi di beberapa wilayah. Rumah milik Solikin di Pekon Sebarus Sabah Bekhak, Kecamatan Balik Bukit, terbakar akibat korsleting listrik dengan kerugian sekitar Rp102 juta.

Selanjutnya, rumah milik Yong di kawasan Terminal Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, mengalami kebakaran dengan kerugian sekitar Rp3 juta.

Sementara rumah milik Soleh di Dusun Tikokhan, Pekon Sebarus, terbakar akibat kompor yang ditinggalkan menyala. Namun, api berhasil dipadamkan sehingga tidak menimbulkan kerugian berarti.

Pada 1 Juni 2026, petugas memadamkan kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pekon Canggu, Kecamatan Batu Brak, yang diduga dipicu puntung rokok. Beruntung, api tidak sempat merambat ke permukiman warga.

Selanjutnya, pada 13 Juni 2026, rumah milik Fairul Zubadi di Pekon Buay Tanding, Kecamatan Sukau, terbakar akibat korsleting listrik dengan kerugian sekitar Rp200 juta.

Kemudian pada 25 Juni 2026, sebuah mobil milik Manurung terbakar di Pekon Harakuning, Kecamatan Sukau, dengan kerugian sekitar Rp5 juta.

Dua kebakaran sepeda motor juga terjadi pada 6 Juli 2026. Motor milik Ikbal terbakar di Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit, dengan kerugian sekitar Rp15 juta. Sementara motor milik Arul terbakar di Kelurahan Tugusari, Kecamatan Sumber Jaya, dengan kerugian sekitar Rp10 juta.

Kemudian pada 8 Juli 2026, kebakaran menghanguskan Rumah TPA milik Ustaz Ahmad Rosyidin di Pekon Padang Cahya, Kecamatan Balik Bukit, dengan kerugian sekitar Rp300 juta.

Peristiwa terakhir yang tercatat terjadi pada 10 Juli 2026, saat rumah milik Pendi di Pekon Sukaraja, Kecamatan Way Tenong, terbakar dengan kerugian sekitar Rp75 juta.

Domi menyebutkan tingginya kasus kebakaran akibat gangguan instalasi listrik harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, sebagian besar kebakaran sebenarnya dapat dicegah apabila masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik dan lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan elektronik maupun kompor.

"Kami menghimbau masyarakat untuk melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala, tidak menggunakan sambungan listrik secara berlebihan, memastikan kompor benar-benar dalam kondisi mati setelah digunakan, serta segera menghubungi petugas apabila terjadi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Pencegahan adalah langkah terbaik untuk menghindari kerugian yang lebih besar," kata Domi.

Ia menuturkan lebih lanjut, pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan pemadam kebakaran di seluruh wilayah Lampung Barat agar setiap laporan masyarakat dapat ditangani dengan cepat sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari