BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menerima kunjungan jajaran pimpinan Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang di Kampus IIB Darmajaya, Selasa 14 Juli 2026.
Kunjungan kerja sama ini ditujukan untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi antarkedua institusi.
Pertemuan strategis ini dirangkai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) serta Implementation Agreement (IA). Dokumen tersebut akan menjadi landasan konkret pelaksanaan berbagai program kerja sama ke depan.
Rombongan pimpinan UIGM disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., bersama jajaran pimpinan fakultas, program studi, dan unit kerja di lingkungan IIB Darmajaya.
saat memberikan arahan, Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya Muprihan Thaib menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan jajaran pimpinan UIGM ke Kampus Biru sebutan IIB Darmajaya.
Ia menekankan, penandatanganan MoU dan IA ini tidak boleh berhenti sebagai acara seremonial semata.
Kesepakatan yang telah diteken harus segera ditindaklanjuti dengan program nyata.
"Kesepakatan yang sudah dibangun harus diimplementasikan melalui acara yang jelas dan berkelanjutan. Dengan demikian, kerja sama ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa, dosen, dan kedua institusi," ujar Muprihan.
Muprihan menuturkan lebih lanjut, kolaborasi antarkampus di Provinsi Lampung dan Sumatra Selatan ini diharapkan mampu mendongkrak mutu pendidikan tinggi di wilayah Sumatra.
Adapun ruang lingkup kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian bersama, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran mahasiswa, dosen tamu, seminar, hingga pelatihan kompetensi SDM.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UIGM Dr. Hj. Tien Yustini, S.E., M.Si., mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh keluarga besar IIB Darmajaya.
Menurutnya, perguruan tinggi saat ini dituntut untuk terus memperluas jaringan agar mampu beradaptasi dengan cepatnya perkembangan dunia pendidikan.
"Melalui MoU dan Implementation Agreement ini, kami menginginkan segera lahir acara-acara nyata. Kerja sama yang baik adalah kerja sama yang digelar, dievaluasi, dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak," ungkap Tien Yustini.
Adanya penandatanganan Implementation Agreement (IA) juga menjadi langkah taktis agar kerja sama bisa langsung dieksekusi secara terukur oleh tingkat fakultas, program studi, maupun unit terkait.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi mendalam mengenai peluang kolaborasi terdekat yang bisa segera direalisasikan oleh kedua kampus dalam waktu dekat. (*)