Wednesday, 04 November 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Universitas Teknokrat Indonesia Tembus 4 Besar Nasional KSTI 2026, 21 Produk Inovasi Lolos Kurasi

04 November 2026 12:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 5 kali
Bagikan:
Universitas Teknokrat Indonesia Tembus 4 Besar Nasional KSTI 2026, 21 Produk Inovasi Lolos Kurasi
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(UTI) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Sebanyak 21 produk inovasi karya dosen dan mahasiswa kampus tersebut berhasil lolos kurasi Pameran Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026.

Capaian ini mengantarkan Teknokrat menempati peringkat keempat perguruan tinggi dengan jumlah produk inovasi terbanyak yang diundang dalam ajang tersebut.

Berdasarkan data 10 besar perguruan tinggi peserta KSTI 2026, Universitas Teknokrat Indonesia berada di posisi keempat dengan 21 produk inovasi. Teknokrat bersanding dengan sebagian perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Andalas, Universitas Airlangga, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Institut Pertanian Bogor.

Sebanyak 21 produk inovasi tersebut dinyatakan lolos seleksi Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Seluruh karya dijadwalkan tampil dalam pameran KSTI 2026 pada 10–13 November 2026 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.

Capaian ini menjadi istimewa karena jumlah produk yang lolos melampaui batas usulan maksimal dua produk unggulan per bidang yang ditetapkan Kemdiktisaintek.

Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan perkembangan kapasitas riset, inovasi teknologi, serta potensi hilirisasi hasil penelitian di lingkungan UTI.

KSTI merupakan forum strategis nasional yang mempertemukan inventor, inovator, akademisi, pemerintah, dan investor untuk mendorong pengembangan sains, teknologi, serta industri nasional.

Rangkaian KSTI 2026 diawali melalui Sarasehan Kebangsaan di Jakarta pada 26–28 Juni 2026 dengan tema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia”.

Puncak acara akan berlangsung di ITS Surabaya melalui berbagai agenda, mulai dari pameran dan demonstrasi produk inovasi, CEO Forum, business matching, hingga peluncuran produk.

21 Produk Inovasi dalam Empat Klaster Strategis

Puluhan karya inovasi UTI yang lolos kurasi tersebar dalam empat klaster yang selaras dengan kebutuhan dan prioritas infrastruktur dan pengembangan nasional.

Pertama, klaster pangan, peternakan, dan lingkungan. Produk yang masuk dalam kategori ini meliputi Digital Smart Collar dan RFID Monitoring Pertumbuhan Sapi, Agrobot Feed, Alat Komposter Cerdas V2 karya Dr. Dedi Darwis, Smart Food Waste Berbasis AI karya Rohmat Indra Borman, serta Tekno Plasting karya Lilik Ariyanto.

Kedua, klaster energi terbarukan dan mobilitas hijau. Inovasi yang dihadirkan mencakup Mobil Listrik Tenaga Surya, Skuter Listrik, PLTB Archimedes 3 Sudu, Pohon Energi Hibrida Surya-Angin, Robot Mobil Pemotong Rumput Tenaga Surya, dan Sepeda Statis karya Elka Pranita.

Ketiga, klaster kecerdasan artifisial dan transformasi digital. Produk dalam kategori ini terdiri atas CekInfo dan Desa Kita AI karya Ridwan Mahenra, SIG-PELAS karya Erliyan Redy Susanto dan Dimas Fitri Prasetyo, V-Commerce 2.0 karya Ryan Randy Suryono, serta Produksi Video Musikalisasi Puisi Aksara Pegon Berbasis AI Generatif karya Faruk Ulum.

Keempat, klaster pariwisata cerdas dan edukasi imersif. Inovasi yang dikembangkan meliputi AI Instruktur Berbasis Roblox, Edufarm Berbasis Roblox, Metatourism Way Kambas karya Yuri Rahmanto dan Qadhli Jafar Adrian, BeachFinder karya Nirwana Hendrastuty, Damayanti, dan tim, serta MutunTrip karya Auliya Rahman Isnain.

Keberagaman inovasi tersebut memperlihatkan bahwa riset di UTI tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga diarahkan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari sektor pertanian, peternakan, energi, lingkungan, pendidikan, hingga pariwisata.

Melompat dari Satu Menjadi 21 Produk Inovasi

Keikutsertaan pada KSTI 2026 merupakan kali kedua bagi Universitas Teknokrat Indonesia. Pada KSTI 2025 yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB), UTI membawa satu produk unggulan, yakni Digital Smart Composter karya Deka Ramadani dan Fadhlurohman Mergo Penateh di bawah bimbingan Dr. Dedi Darwis.

Produk tersebut mendapat apresiasi dari Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria.

Dalam kurun waktu satu tahun, jumlah produk inovasi UTI yang lolos kurasi meningkat signifikan, dari satu produk pada 2025 menjadi 21 produk pada 2026. Peningkatan ini sekaligus mengukuhkan posisi Teknokrat sebagai salah satu perguruan tinggi dengan kontribusi inovasi terbesar di tingkat nasional.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Prof. Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A., mengapresiasi capaian para dosen dan mahasiswa yang telah menghasilkan karya inovatif hingga berhasil menembus kurasi nasional.

“Sejak awal kami menempatkan riset dan teknologi sebagai jantung pengembangan Universitas Teknokrat Indonesia. Lolosnya 21 produk ke KSTI 2026 dan masuk lima besar penyumbang inovasi terbanyak secara nasional menggarisbawahi bahwa riset di Teknokrat tidak boleh berhenti di rak perpustakaan. Riset harus berdampak bagi peternak, petani, nelayan, dan masyarakat luas,” tutur Prof. Nasrullah.

Ia menggarisbawahi, universitas akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan riset dan inovasi, mulai dari pendanaan penelitian, perlindungan kekayaan intelektual, hingga pendampingan hilirisasi agar hasil karya sivitas akademika dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

“Kami akan terus mendukung mulai dari pendanaan riset, perlindungan kekayaan intelektual, hingga pendampingan hilirisasi. Kami ingin karya Teknokrat dikenal dan dimanfaatkan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Melalui keikutsertaan dalam KSTI 2026, Universitas Teknokrat Indonesia memiliki harapan dapat memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah dan dunia industri, membuka peluang investasi, serta mendorong hilirisasi produk inovasi agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Capaian ini menjadi bukti komitmen UTI dalam memperkuat budaya riset dan inovasi sekaligus mendukung kemajuan teknologi nasional melalui karya dosen dan mahasiswa.

Universitas Teknokrat Indonesia – Kampus Berdampak, Kampus Sang Juara.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari