BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
mewarnai pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Hijrah Kota Baru Lampung, Rabu pagi (27/5/2026).
Momen ini menjadi catatan sejarah karena untuk pertama kalinya Salat Idul Adha dan pemotongan hewan qurban digelar di masjid megah yang kini menjadi ikon baru kawasan Kota Baru tersebut.
Sejak pagi hari, ribuan jamaah mulai memadati area masjid. Tercatat lebih dari 1.000 jamaah hadir, terdiri dari masyarakat umum, tokoh agama, hingga keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia.
Kehadiran jamaah dari berbagai kalangan mencerminkan kuatnya semangat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan dalam merayakan Hari Raya Idul Adha.
Sebelum pelaksanaan salat dimulai, Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Al-Hijrah Kota Baru Lampung, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, S.E., MBA., menyampaikan sambutan pembuka sekaligus rasa syukur atas terlaksananya Sholat Idul Adha perdana di masjid tersebut.
saat memberikan arahan, ia menyampaikan penghormatan kepada Orang nomor satu di Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili pengurus masjid, para tokoh agama, ulama, dosen, pekerja pembangunan daerah masjid, dan seluruh jamaah yang hadir.
Nasrullah Yusuf menggarisbawahi bahwa hari itu menjadi momen bersejarah bagi seluruh jamaah yang hadir karena menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah Idul Adha pertama di Masjid Agung Al-Hijrah.
"Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga akan menjadi pusat pembinaan umat, pusat pendidikan, aktivitas sosial, dan pengembangan keagamaan yang terbuka bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Sholat Idul Adha dimulai pukul 07.00 WIB dan dipimpin oleh Imam Dimas Savyar. Dengan lantunan bacaan yang merdu dan tartil, suasana ibadah berlangsung khusyuk dan penuh ketenangan.
Usai salat, khutbah Idul Adha disampaikan oleh Dr. H. Dedi Darwis, M.Kom. Dalam khutbahnya, ia mengangkat tema tentang makna ibadah haji dan qurban sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus kepedulian sosial terhadap sesama manusia.
Tidak hanya pelaksanaan salat, Masjid Agung Al-Hijrah juga menggelar pemotongan hewan qurban perdana. Sebanyak 3 ekor sapi dan 20 ekor kambing disembelih dan nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
aktivitas qurban tersebut turut dihadiri Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat, Hj. Hernaini, S.S., M.Pd., beserta keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia yang juga memberikan hewan qurban untuk Masjid Agung Al-Hijrah Kota Baru Lampung.
Banyak jamaah mengaku bangga dan terharu dapat menjadi bagian dari sejarah berdirinya masjid tersebut. Salah seorang jamaah menyebutkan bahwa pengalaman melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Hijrah memberikan kesan berbeda karena suasana yang nyaman, megah, dan penuh kekeluargaan.
Selain itu, para jamaah juga memberikan apresiasi terhadap kesiapan panitia dalam mengelola acara. Pengaturan parkir, fasilitas wudhu, hingga penataan saf dinilai berjalan tertib dan lancar meski jumlah jamaah sangat besar.
Suasana haru semakin terasa saat jamaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan seusai sholat. Momen tersebut menjadi simbol kuatnya persaudaraan dan kebersamaan umat Islam di Hari Raya Idul Adha.
Masjid Agung Al-Hijrah sendiri digadang-gadang akan berkembang menjadi pusat aktivitas umat Islam di Provinsi Lampung.
Dengan fasilitas yang memadai dan lokasi strategis di kawasan Kota Baru, masjid ini diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Menutup rangkaian aktivitas, Dr. HM. Nasrullah Yusuf menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah dan panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan Sholat Idul Adha dan qurban perdana tersebut.
"Kami mengharapkan Masjid Agung Al-Hijrah dapat terus menjadi rumah bersama bagi umat, tempat mempererat silaturahmi, menebarkan keberkahan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tutupnya.
Suksesnya penyelenggaraan Sholat Idul Adha dan qurban perdana di Masjid Agung Al-Hijrah Kota Baru Lampung menjadi awal yang bersejarah sekaligus momentum memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan persatuan umat di Provinsi Lampung.