Wednesday, 22 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Rektor UIN RIL Audiensi dengan Wali Kota Bandar Lampung, Siap Terjunkan Mahasiswa KKN Transformatif 2026

22 July 2026 14:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Rektor UIN RIL Audiensi dengan Wali Kota Bandar Lampung, Siap Terjunkan Mahasiswa KKN Transformatif 2026
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

(UIN) Raden Intan Lampung (RIL) Prof. H. Wan Jamaluddin, Z., M.Ag., Ph.D. didampingi Ketua dan Kepala Pusat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) melakukan audiensi dengan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (21/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang selama ini terjalin antara UIN RIL dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, khususnya dalam mendukung pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Tahun ini, UIN RIL akan menerjunkan sebanyak 2.185 mahasiswa yang didampingi 116 dosen pembimbing lapangan untuk melaksanakan KKN di Kota Bandar Lampung. Para mahasiswa akan ditempatkan di delapan kecamatan, mencakup 48 kelurahan dan 116 lingkungan.

Rektor memiliki harapan para mahasiswa dapat diterima dengan baik oleh masyarakat serta memperoleh arahan dan pengalaman langsung mengenai kehidupan bermasyarakat.

"Harapan kami anak-anak kami mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dapat diterima dengan baik, mendapatkan arahan dan bimbingan tentang kehidupan nyata di tengah masyarakat Kota Bandar Lampung. Pengalaman itu akan sangat bermanfaat bagi mereka dalam mempersiapkan masa depan," ujar Rektor.

Rektor menjelaskan, pelaksanaan KKN tahun ini mengusung fokus yang berbeda dibanding tahun sebelumnya. KKN Transformatif 2026 diarahkan pada isu-isu strategis, meliputi ketahanan pesisir, penguatan ekowisata perkotaan, tata kelola ekonomi hijau, pemberdayaan masyarakat, serta pengentasan kemiskinan.

"Kami yakin fokus program yang kami rumuskan melalui KKN Transformatif 2026 ini bukan hanya bermanfaat bagi mahasiswa dan kampus, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Bandar Lampung," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga memohon arahan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung agar kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain membahas pelaksanaan KKN, Rektor turut menyampaikan perkembangan kelembagaan UIN RIL. Ia menginformasikan bahwa kampus baru saja memperoleh izin penyelenggaraan Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) pada Fakultas Syariah serta Program Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Pascasarjana.

Menurutnya, kehadiran Program S3 PAI telah lama dinantikan para guru dan alumni, mengingat selama ini mereka harus melanjutkan studi doktoral ke luar daerah.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas kunjungan Rektor beserta jajaran. Ia menyebut hubungan kerja sama antara Pemkot Bandar Lampung dengan UIN RIL selama ini berjalan dengan baik dan diharapkan terus ditingkatkan.

Ia juga menyampaikan rencana Pemkot Bandar Lampung untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, diantaranya memfasilitasi atau merekomendasikan ASN untuk melanjutkan studi pascasarjana di UIN Raden Intan Lampung. 

Selain itu, Pemerintah Kota juga memiliki harapan UIN RIL dapat menampung lebih banyak lulusan SMA asal Bandar Lampung. Pemerintah Kota telah mengalokasikan anggaran bantuan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat menyelesaikan studi tanpa terkendala biaya.

Terkait pelaksanaan KKN, Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva itu menyambut baik keterlibatan mahasiswa UIN RIL dalam mendukung program pembangunan daerah di wilayah pesisir. Pemerintah Kota saat ini tengah melakukan penataan kawasan pesisir, termasuk perbaikan permukiman serta penataan kawasan Gudang Lelang agar lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung.

Ia  juga memiliki harapan mahasiswa KKN dapat mendukung program lingkungan melalui pendistribusian polybag, penanaman bibit alpukat di rumah warga, serta pembangunan daerah biopori di kawasan pesisir. Menurutnya, keberadaan biopori di setiap rumah akan membantu meningkatkan daya serap air sehingga dapat mengurangi potensi genangan maupun dampak rob di wilayah pesisir.

"Pemerintah Kota memiliki harapan mahasiswa dapat membantu program ini. Setiap rumah nantinya diupayakan memiliki beberapa titik biopori agar penyerapan air lebih baik. Kalau kawasan pesisir aman, insyaallah dampaknya juga baik bagi masyarakat," ujarnya.

Bunda Eva mengucapkan terima kasih atas kontribusi UIN RILdalam mendukung pembangunan daerah sumber daya manusia di Kota Bandar Lampung. Ia memiliki harapan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut, baik dalam bidang pendidikan maupun pengabdian kepada masyarakat. (**)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari