Saturday, 05 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Tinggi Gelombang hingga 4 Meter Ancam Perairan Lampung, BMKG Minta Nelayan dan Kapal Ferry Waspada

05 September 2026 14:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 3 kali
Bagikan:
Tinggi Gelombang hingga 4 Meter Ancam Perairan Lampung, BMKG Minta Nelayan dan Kapal Ferry Waspada
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

BANDAR LAMPUNG— Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Panjang atau BMKG Maritim Lampung merilis peringatan dini potensi tinggi gelombang yang berpeluang terjadi di beberapa titik perairan Provinsi Lampung selama tiga hari ke depan, mulai Minggu, 6 September 2026 pukul 07:00 WIB hingga Rabu, 9 September 2026 pukul 07:00 WIB.

Prakirawan BMKG Maritim Lampung, Putu Ray, menyampaikan bahwa pola angin di wilayah perairan Lampung pada umumnya bergerak dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 30 Knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau berada di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Selatan Lampung, serta Teluk Lampung bagian Utara dan Selatan," ujar Putu Ray dalam keterangannya, Sabtu (5/9).

Lebih lanjut, Putu Ray menyampaikan,  berdasarkan analisis kondisi sinoptik tersebut, BMKG membagi wilayah perairan terdampak menjadi dua kategori ketinggian gelombang:

Gelombang Kategori Sedang (1,25 – 2,5 Meter)

Potensi gelombang sedang diprakirakan terjadi di area:

Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan

Perairan Timur Lampung Bagian Selatan

Gelombang Kategori Tinggi (2,5 – 4,0 Meter)

Sementara itu, tinggi  gelombang yang cukup signifikan berpotensi terjadi di wilayah. Antara lain;

Perairan Barat Lampung

Selat Sunda Selatan Lampung

Imbauan Keselamatan Pelayaran

Menanggapi kondisi cuaca maritim tersebut, Putu Ray meminta para pengguna jasa transportasi laut dan nelayan untuk memperhatikan risiko keselamatan pelayaran secara matang sebelum melaut;

Perahu Nelayan: Berisiko tinggi apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang menyentuh 1,25 meter.

Kapal Tongkang: Berisiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Kapal Ferry (Roro): Berisiko apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Masyarakat pesisir serta pelaku aktivitas pelayaran diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca maritim resmi dari BMKG guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari