BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Kupastuntas.co, Tanggamus – Kepolisian Sektor (Polsek) Wonosobo meningkatkan intensitas patroli di Jalur Lintas Suoh, Kabupaten Tanggamus, menyusul adanya laporan dugaan aksi premanisme yang meresahkan para sopir travel dan pengguna jalan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan di salah satu jalur vital penghubung wilayah Tanggamus dan Lampung Barat tersebut.
Patroli digelar pada Jumat (10/7/2026) pagi dengan menyusuri ruas jalan yang melintasi Dusun Talang Lahat, Pekon Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong. agenda dipimpin Kapolsek Wonosobo Iptu Primadona Laila bersama Kanit Propam Aiptu Ahmad Bahri, Kanit Samapta Aiptu Mailansyah, Kanit Intelkam Aipda Fuad Hamidi, serta Kanit Binmas Aipda Herwan Nuriyansyah.
Dalam patroli tersebut, petugas menyambangi beberapa pengemudi travel dan pengguna jalan untuk berdialog sekaligus memberikan imbauan kamtibmas. Polisi juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan tindakan yang mengarah pada aksi premanisme maupun gangguan keamanan lainnya.
"Selain patroli, kami juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pengguna jalan, terutama sopir travel agar tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan tindakan yang mengganggu keamanan," kata Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.
Menurutnya, patroli di Jalur Lintas Suoh tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi telah dijadwalkan secara rutin sedikitnya tiga kali setiap pekan. Upaya tersebut merupakan respons atas laporan masyarakat terkait dugaan adanya oknum yang meminta uang kepada kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Jalur Lintas Suoh memiliki peran strategis sebagai akses utama yang menghubungkan Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, dengan Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh di Kabupaten Lampung Barat. Selain menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan logistik, ruas jalan ini juga menjadi akses menuju kawasan wisata geotermal Suoh yang terkenal dengan Danau Asam, Danau Minyak, Kawah Nirwana, serta bentang alam vulkaniknya.
Namun, kondisi geografis yang didominasi kawasan hutan, minim permukiman, dan sebagian berada di sekitar kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) membuat jalur tersebut membutuhkan pengawasan ekstra. Terlebih pada malam hari, ketika penerangan jalan sangat terbatas dan aktivitas masyarakat mulai berkurang.
Kapolsek Wonosobo menekankan pihaknya berkomitmen menjaga keamanan di sepanjang Jalur Lintas Suoh agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. Ia juga menghimbau warga tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan aksi premanisme maupun tindak kriminal lainnya.
"Apabila ada hambatan di perjalanan atau menemukan dugaan aksi premanisme di wilayah Dusun Talang Lahat maupun sepanjang Jalur Lintas Suoh, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada anggota Polsek Wonosobo, personel Polsubsektor Nyam, atau melalui layanan darurat Polri 110 agar segera ditindaklanjuti," tegasnya.