BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memastikan pengejaran terhadap pelaku penembakan yang menewaskan Bripka Anumerta Arya Supena terus diintensifkan.
Memasuki hari ketiga pasca-kejadian, tim khusus yang dibentuk Kapolda Lampung dilaporkan mulai mengantongi identitas para pelaku.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, mengungkapkan bahwa penyelidikan saat ini telah mengalami kemajuan signifikan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan analisis modus operandi di lapangan, profil kedua pelaku kini semakin mengerucut.
"Tim khusus yang dibentuk Bapak Kapolda masih terus melakukan pengejaran. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi yang sudah diambil keterangannya, (informasi) itu semakin mengerucut, ditambah dengan analisis modus yang dilakukan oleh kedua pelaku tersebut," ujar Kombes Yuni saat diwawancarai di Mapolda Lampung, Senin (11/5/26)
Guna menutup ruang gerak pelaku agar tidak melarikan diri ke luar wilayah Lampung, Polda Lampung telah memerintahkan seluruh jajaran Polres dan Polsek untuk melakukan penyekatan di titik-titik strategis.
"Penyekatan dilakukan oleh Polres dan Polsek di jajaran Polda Lampung. Semuanya membantu bagaimana caranya agar pelaku tersebut tidak keluar dari Lampung," tegasnya.
Terkait senjata api milik korban yang diduga hilang saat peristiwa terjadi, Kombes Yuni mengemukakan hal tersebut masih menjadi bagian dari materi penyelidikan mendalam oleh tim teknis. Ia menekankan bahwa Polri fokus pada pembuktian melalui Crime Scientific Investigation.
"Kita dalam menangani suatu perkara, yang pertama sudah jelas itu merupakan tindak pidana. Kedua, adalah bagaimana Crime Scientific Investigation-nya, di mana kita memerlukan para dokter forensik," tambahnya.
Diketahui sebelumnya, Bripka Anumerta Arya Supena meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan oleh pelaku pencurian sepeda motor Sabtu (9/5/26) sekitar pukul 05.30 WIB.
Peristiwa itu terjadi di depan toko Yussi Akmal, Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu. Saat kejadian, korban diketahui hendak membeli roti di toko tersenut
Namun ia melihat seorang pelaku hendak mencuri sepeda motor milik pegawai toko, dan dengan sigap korban berusaha menghadang pelaku hingga terjadi keributan sebelum akhirnya ia tewas terkena tembakan senjata api milik pelaku di bagian kepala. (*)