BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
(Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung melakukan penggeledahan di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro, Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan pantauan Kupastuntas.co, beberapa petugas kepolisian yang dipimpin oleh Kanit III Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Lampung, Kompol I Made Indra Wijaya mendatangi kantor BKPSDM Metro dan langsung melakukan acara penggeledahan. Proses tersebut mulai berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB.
Kedatangan tim penyidik Polda Lampung sontak menarik perhatian pegawai maupun masyarakat yang berada di sekitar kantor pemerintahan tersebut.
Aktivitas penyidik terlihat difokuskan pada beberapa ruangan dan bagian tertentu di lingkungan BKPSDM.
Belum diketahui secara pasti dokumen maupun barang apa saja yang menjadi sasaran dalam penggeledahan tersebut. Namun, langkah penyidik ini diduga berkaitan dengan penyelidikan kasus dugaan rekrutmen tenaga honorer fiktif yang tengah ditangani Polda Lampung.
Kasus tersebut sebelumnya menyeret nama Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Tengah, Welly Adiwantra yang juga pernah menjabat sebagai Kepala BKPSDM Kota Metro.
Dugaan perkara itu berkaitan dengan proses pengangkatan atau rekrutmen tenaga honorer yang diduga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Penggeledahan di BKPSDM Metro menjadi perkembangan penting karena lembaga tersebut memiliki kewenangan dan fungsi strategis dalam urusan kepegawaian daerah.
Karena itu, setiap dokumen administrasi yang berkaitan dengan data tenaga honorer berpotensi menjadi bagian penting dalam proses penyidikan.
Langkah Polda Lampung tersebut juga menunjukkan bahwa penyidik tengah menelusuri lebih jauh alur administrasi dan pihak-pihak yang diduga mengetahui ataupun berkaitan dengan proses rekrutmen tenaga honorer tersebut.
Meski demikian, hingga penggeledahan berlangsung belum ada keterangan resmi dari penyidik mengenai barang bukti yang akan diamankan maupun materi perkara secara rinci. Status dan keterlibatan masing-masing pihak juga masih harus menunggu penjelasan resmi aparat penegak hukum.
Penggeledahan ini sekaligus membuka kembali sorotan terhadap tata kelola tenaga honorer di lingkungan pemerintahan daerah. Rekrutmen pegawai non-ASN selama ini menjadi persoalan sensitif karena menyangkut administrasi kepegawaian, penggunaan anggaran, serta kepastian status para tenaga honorer.
Jika dalam proses penyidikan ditemukan adanya dokumen atau data yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, persoalan tersebut tentu dapat berkembang menjadi perkara yang lebih serius. Namun, seluruh dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses hukum dan alat bukti yang sah.
Pantauan di lokasi menunjukkan proses penggeledahan masih berlangsung. beberapa aktivitas di dalam kantor BKPSDM Metro tampak mendapat perhatian dari penyidik yang menjalankan tugasnya.
Sampai berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak BKPSDM Kota Metro maupun Polda Lampung mengenai acara penggeledahan tersebut. Informasi mengenai dokumen atau barang yang akan diamankan masih menunggu keterangan dari aparat penegak hukum.
Penggeledahan Kantor BKPSDM Metro ini menjadi babak baru dalam penanganan dugaan rekrutmen honorer fiktif di Kota Metro.
Publik kini menunggu penjelasan Polda Lampung mengenai sejauh mana keterkaitan dokumen dan administrasi di BKPSDM Metro dengan perkara yang tengah diusut tersebut.