BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Stasiun Meteorologi Maritim Panjang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atau BMKG Maritim Lampung mengeluarkan peringatan dini terkait potensi tinggi gelombang yang berlaku mulai tanggal 18 September 2026 pukul 07:00 WIB hingga 21 September 2026 pukul 07:00 WIB.
Berdasarkan analisa sinoptik BMKG Maritim Lampung , pola angin di wilayah Perairan Lampung umumnya bergerak dari arah Tenggara hingga Barat Daya.
Kecepatan angin terpantau berkisar hingga 220 knot, dengan kecepatan tertinggi terjadi di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Selatan Lampung, dan Perairan Teluk Lampung bagian Selatan.
Berikut rincian potensi tinggi gelombang beserta tingkat risiko keselamatan pelayarannya;
Tinggi Gelombang 1.25 – 2.5 Meter (Sedang)
âWilayah Potensi adalah Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan.
âRisiko Keselamatan, perlu diwaspadai bagi pelayaran di Perairan Teluk Lampung Bagian Utara, khususnya perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot serta kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot.
Tinggi Gelombang 2.5 – 4.0 Meter (Tinggi)
âWilayah Potensi: Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung.
âRisiko Keselamatan: Berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan (kecepatan angin mencapai 15 knot), kapal tongkang (kecepatan angin mencapai 16 knot), hingga kapal ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot
Pihak BMKG Maritim Lampung menyerukan masyarakat.
Khususnya, para nelayan, operator kapal, serta warga yang beraktivitas di sekitar wilayah pelabuhan dan pesisir, untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca maritim ekstrem ini dalam beberapa hari ke depan.