BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
meningkat. Sepanjang Semester I 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat 681.352 pelanggan menggunakan layanan kereta api.
Jumlah tersebut meningkat 16,66 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 584.062 pelanggan. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi untuk perjalanan antardaerah.
Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menjelaskan peningkatan jumlah pelanggan tidak terlepas dari berbagai upaya perusahaan meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi operasional maupun kenyamanan penumpang.
"Peningkatan jumlah pelanggan pada Semester I 2026 menjadi indikator bahwa masyarakat semakin mempercayai layanan kereta api sebagai pilihan utama transportasi. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pelanggan dan akan terus berupaya menghadirkan layanan yang semakin aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu," ujar Zaki, Rabu (12/8/2026).
Selama periode tersebut, layanan penumpang KAI Divre IV Tanjungkarang terutama ditopang KA Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati (PP) dan KA Kuala Stabas relasi Tanjungkarang-Baturaja (PP).
Selain menawarkan tarif yang relatif terjangkau, kedua kereta tersebut menjadi pilihan masyarakat karena memiliki jadwal perjalanan yang andal dan memungkinkan penumpang terhindar dari kepadatan lalu lintas di jalan raya.
Peningkatan kenyamanan penumpang juga semakin terasa setelah KAI menghadirkan New KA Rajabasa yang mulai beroperasi pada 4 Juli 2026.
New KA Rajabasa menggunakan rangkaian Kereta Ekonomi Premium Modifikasi dengan sebagian fasilitas yang berbeda dari layanan sebelumnya. Penumpang kini mendapatkan fasilitas individual seat, reclining seat, AC sentral, stop kontak, serta konfigurasi tempat duduk 2-2 yang lebih memberikan ruang dan kenyamanan selama perjalanan.
Menariknya, peningkatan fasilitas tersebut tidak dibarengi kenaikan tarif. New KA Rajabasa tetap beroperasi dengan tarif terjangkau sebagai bagian dari layanan Public Service Obligation (PSO).
Zaki menjelaskan pembaruan sarana tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman tanpa mengesampingkan aspek keterjangkauan tarif.
Selain kenyamanan, keselamatan perjalanan tetap menjadi perhatian utama. KAI secara berkala melakukan pemeriksaan dan perawatan sarana serta prasarana, pengawasan operasional perjalanan, hingga peningkatan kompetensi petugas.
"Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat semakin nyaman menggunakan kereta api. Ke depan, KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang tidak hanya aman dan tepat waktu, tetapi juga mampu memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh pelanggan," kata Zaki.
Dengan pertumbuhan pelanggan yang mencapai 16,66 persen pada Semester I 2026, KAI Divre IV Tanjungkarang optimistis tren positif tersebut dapat terus berlanjut hingga akhir tahun.
Pertumbuhan tersebut sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai salah satu moda transportasi publik yang efisien, terjangkau dan menjadi alternatif perjalanan masyarakat di Lampung. (*)