Monday, 27 July 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Penantian Panjang Berakhir, 65 KK di Sukamakmur Lambar Akhirnya Nikmati Listrik

27 July 2026 15:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Penantian Panjang Berakhir, 65 KK di Sukamakmur Lambar Akhirnya Nikmati Listrik
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

di Pekon Sukamakmur, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) untuk menikmati aliran listrik akhirnya berakhir. Sebanyak 65 kepala keluarga (KK) kini resmi memperoleh akses listrik melalui Program Listrik Desa yang diresmikan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Minggu (26/7/2026) kemarin.

Peresmian jaringan listrik tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperluas pemerataan infrastruktur dasar hingga ke wilayah yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau layanan kelistrikan.

Kehadiran listrik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi pendidikan, ekonomi, maupun pelayanan dasar.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, bersamaan dengan aktivitas Pengajian Majelis Taklim Baitul Mukhlisin di Pekon Sukamakmur.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memastikan bahwa pembangunan daerah daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

dalam pidatonya, Parosil mengaku bersyukur karena masyarakat Sukamakmur akhirnya dapat menikmati fasilitas listrik yang telah lama dinantikan. Menurutnya, hari itu menjadi momen penting karena masyarakat memperoleh dua hal sekaligus, yakni penguatan spiritual melalui majelis taklim dan pemenuhan kebutuhan dasar berupa jaringan listrik.

"Hari ini kita merayakan dua hal. Pertama, penguatan spiritual melalui majelis taklim. Kedua, peresmian listrik yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat," kata Parosil.

Berdasarkan laporan yang diterima pemerintah daerah, sebanyak 65 kepala keluarga telah menikmati sambungan listrik melalui Program Listrik Desa.

Sementara itu, masih terdapat delapan kepala keluarga yang sedang menyelesaikan proses pemasangan listrik secara mandiri.

Selain itu, terdapat 36 kepala keluarga lainnya yang telah ditetapkan sebagai penerima Bantuan Pasang Baru Listrik dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Saat ini bantuan tersebut masih berada dalam tahap penyelesaian administrasi dan direncanakan akan diresmikan secara bersamaan setelah seluruh proses selesai.

Parosil memastikan, tersedianya jaringan listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

Menurutnya, listrik menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang dapat mendorong kemajuan berbagai sektor kehidupan.

Ia menjelaskan, anak-anak kini dapat belajar lebih nyaman pada malam hari tanpa terkendala minimnya penerangan.

Di sisi lain, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan produktivitas, sementara aktivitas ekonomi masyarakat dan pelayanan dasar di pekon dapat berjalan lebih optimal.

"Dengan listrik, anak-anak bisa belajar lebih nyaman di malam hari. Pelaku UMKM bisa meningkatkan produktivitas. Aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar juga akan semakin baik," ujarnya.

Menurut Parosil, pemerataan akses listrik merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam mewujudkan visi pembangunan daerah daerah, yakni "Lampung Barat Hebat dan Setia".

Karena itu, pemerintah akan terus mendorong pembangunan daerah infrastruktur yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan listrik secara bijaksana serta menjaga jaringan dan instalasi yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah tersedia.

Parosil melanjutkan bahwa pembangunan daerah fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan daerah spiritual. Menurutnya, listrik mampu menerangi rumah-rumah warga, sementara aktivitas keagamaan menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai moral dan keimanan masyarakat.

"Listrik menerangi rumah kita, majelis taklim menerangi hati kita. Jika keduanya seiring, maka akan lahir masyarakat yang maju, sejahtera, religius, dan berdaya saing," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Parosil juga menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero), Pemerintah Pekon Sukamakmur, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang telah mendukung terealisasinya program penyediaan listrik di wilayah tersebut.

Sementara itu, tokoh masyarakat Sukamakmur, Rudi, mengaku bersyukur karena harapan masyarakat selama bertahun-tahun akhirnya terwujud. 

"Kami masyarakat Pekon Sukamakmur mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Apa yang kami tunggu selama ini akhirnya terwujud karena pemerintah telah mendukung dan menyalurkan listrik ke pekon kami," ujarnya.

aktivitas kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat jaringan listrik serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan lansia, disaksikan unsur Forkopimda, jajaran PLN, kepala OPD, Camat Belalau, Peratin Pekon Sukamakmur, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang hadir.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari