BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang menggelar acara Awareness dan Drill Tanggap Darurat K3. Langkah ini merupakan upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan pemahaman pekerja dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan kerja. acara ini diadakan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung) dan turut dihadiri oleh tim Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Panjang.
General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, menyebutkan bahwa acara tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan sekaligus memastikan kesiapan seluruh pekerja menghadapi kondisi darurat.
“acara ini bukan sekadar simulasi, tetapi menjadi sarana untuk menguji kesiapan kita dalam menghadapi kondisi darurat. Ketika terjadi kebakaran, keselamatan jiwa menjadi prioritas utama. Setiap pekerja harus memahami jalur evakuasi, mengetahui area aman, dan mengikuti arahan tim evakuasi,” ujar Hardianto.
Dalam pelaksanaan simulasi, BPBD dan Damkarmat Kota Bandar Lampung turut memberikan dukungan sesuai dengan skenario penanganan keadaan darurat yang telah disiapkan. Skenario yang diambil adalah penanggulangan kebakaran di lingkungan kerja. Setelah pelaksanaan drill tanggap darurat K3, acara dilanjutkan dengan peninggkatan awareness tentang penanganan kebakaran. Dalam sesi ini, BPBD dan Damkarmat Kota Bandar Lampung memberikan pemahaman kepada para pekerja mengenai potensi bahaya kebakaran, langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran, prosedur evakuasi, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta pentingnya tetap tenang dan mengikuti prosedur keselamatan.
“Kita tidak pernah menginginkan kejadian kebakaran terjadi, tetapi kita harus selalu siap apabila kondisi tersebut terjadi. Karena itu, _awareness_ dan latihan seperti ini harus terus dilakukan. Harapannya, setiap pekerja memiliki pengetahuan, keberanian, dan ketenangan untuk mengambil tindakan yang tepat dalam kondisi darurat. Kami juga mengapresiasi dukungan BPBD dan Damkarmat Kota Bandar Lampung karena bersedia memberikan pemahaman yang lebih konkret kepada pekerja mengenai bagaimana menghadapi kebakaran, mulai dari respons awal, proses evakuasi, hingga penanganan kondisi darurat”, tambahnya.
Pelaksanaan acara awareness dan drill tanggap darurat K3 ini merupakan bagian dari implementasi Business Continuity Management (BCM) untuk memastikan Pelindo Regional 2 Panjang memiliki kesiapan dalam menghadapi potensi gangguan serta menjaga keberlangsungan proses bisnis dan melakukan pemulihan secara cepat setelah terjadi gangguan yang berdampak terhadap acara operasional. (*)