Wednesday, 02 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Pantau Karhutla di Sumatera-Kalimantan, Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri

02 September 2026 12:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Pantau Karhutla di Sumatera-Kalimantan, Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Menjelang keberangkatannya ke Rusia untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Prabowo memanggil Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi nasional, termasuk kondisi terkini karhutla serta langkah pemerintah dalam melakukan pemadaman dan mencegah kebakaran meluas.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan Prabowo menerima laporan langsung mengenai situasi di lapangan serta upaya penanganan yang telah dilakukan oleh aparat dan pemerintah daerah.

“Pertemuan tersebut membahas perkembangan situasi nasional serta penanganan kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah Sumatera dan Kalimantan,” tulis Teddy melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (1/9/2026).

Menurut Teddy, pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas instansi agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan terpadu. Langkah tersebut juga diarahkan untuk mengantisipasi bertambahnya titik api di wilayah yang rawan kebakaran.

beberapa pejabat turut hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri, Kabaintelkam Komjen Pol Yuda Gustawan, serta Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Perhatian pemerintah terhadap karhutla mengemuka di tengah kondisi kebakaran yang masih terjadi di beberapa wilayah Kalimantan. Di Kalimantan Barat, BNPB masih memantau puluhan titik api. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap kualitas udara dan jarak pandang di beberapa daerah yang terdampak asap.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan upaya pemadaman terus dilakukan melalui operasi darat maupun udara. Namun, petugas menghadapi beberapa kendala, seperti jarak pandang yang rendah, karakteristik lahan gambut yang sulit dipadamkan, serta keterbatasan sumber air.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan status tanggap darurat karhutla selama 31 Agustus hingga 29 September 2026. Hingga 31 Agustus, tercatat 2.285 kejadian karhutla dengan total luas lahan yang terbakar mencapai 6.587,84 hektare.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam koordinasi pemerintah pusat dengan jajaran TNI dan Polri guna memastikan penanganan karhutla berjalan optimal serta mencegah dampaknya semakin meluas.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari