BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
industri. Salah satu mahasiswa terbaik yang merasakan manfaat tersebut adalah Wahyudhi Akbar Sugeha, mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknokrat Indonesia yang sukses menyelesaikan program magang di AKAR Hotels & Resorts Bandar Lampung.
AKAR Hotels & Resorts sendiri dikenal sebagai hotel bintang empat dengan konsep nyaman dan tenang di tengah Kota Bandar Lampung. Dalam program magang tersebut, Wahyudhi ditempatkan pada bagian Human Resource (HR) dan mendapatkan pengalaman langsung mengenai dunia kerja profesional di industri perhotelan.
Menurut Wahyudhi, pengalaman magang di AKAR Hotels & Resorts memberikan banyak pembelajaran penting terkait pelayanan, profesionalisme, hingga pengelolaan sumber daya manusia.
“Pengalaman luar biasa dapat melaksanakan magang di hotel ini. Saya dapat mengenali seperti apa bekerja di bidang jasa dan pelayanan. Ternyata sebagai hotelier, kita harus memastikan kebutuhan tamu terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa selama menjalani magang, dirinya memahami pentingnya sikap ramah dan komunikasi profesional kepada tamu, rekan kerja, vendor, maupun supplier.
“Ketika melaksanakan magang di AKAR Hotels & Resorts, saya memahami arti keramahan kepada setiap orang. Saya juga mempelajari sistem kekaryawanan di dunia perhotelan, mulai dari pengelolaan data karyawan, penggajian, pengajuan aktivitas, hingga menangani agenda kekaryawanan,” tambahnya.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, pengalaman magang tersebut juga memperluas wawasan Wahyudhi mengenai peluang karier di industri hospitality yang memiliki jenjang karier luas dan kompetitif.
Ia pun memberikan motivasi kepada mahasiswa lain yang ingin berkarier di dunia perhotelan.
“Buat teman-teman yang ingin bekerja di dunia perhotelan, jangan takut untuk terus menunjukkan keahlian dan kemampuan ketika sedang magang, serta lakukan yang terbaik setiap saat,” pesannya.
Keberhasilan mahasiswa dalam menjalani program magang mandiri menjadi bukti bahwa Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong pembelajaran berbasis praktik industri melalui implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Program magang ini juga melibatkan pendampingan dosen terbaik Universitas Teknokrat Indonesia yang terus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja nyata.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa dalam mengikuti program magang mandiri.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif mencari pengalaman langsung di dunia industri. Program magang seperti ini menjadi bekal penting agar mahasiswa memiliki kompetensi profesional, kemampuan komunikasi, dan kesiapan kerja yang baik sebelum lulus,” ujarnya.
Menurutnya, pengalaman nyata di lapangan akan memperkuat keterampilan mahasiswa sekaligus membangun karakter profesional yang dibutuhkan di dunia kerja modern.
Selain menjadi bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa, program magang mandiri ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis pengalaman industri,
SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kesiapan kerja mahasiswa,
serta SDG 17: Partnership for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi kampus dan dunia industri.
Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen menjadi kampus yang menghasilkan lulusan unggul, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional.
Bagi siswa SMA/SMK sederajat yang ingin kuliah sambil mendapatkan pengalaman industri nyata bersama dosen terbaik dan fasilitas modern, pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan melalui spmb.teknokrat.ac.id.