BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Institut Teknologi Sumatera (Itera) membuka Jalur Afirmasi Putra Daerah dalam Seleksi Mandiri Terpadu (SMT) 2026. Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan keterwakilan mahasiswa dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Peluncuran program tersebut diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung A Kampus Itera, Kamis (18/6/2026).
Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Itera, Abdul Rozak, menyampaikan kebijakan afirmasi diambil setelah kampus menemukan masih adanya ketimpangan jumlah mahasiswa asal beragam daerah di Lampung dalam lima tahun terakhir.
"Kami melihat masih ada beberapa kabupaten yang tingkat keterwakilan mahasiswanya di Itera sangat rendah, bahkan di bawah lima persen. Karena itu diperlukan kebijakan afirmasi agar kesempatan mengakses pendidikan tinggi lebih merata," kata Abdul Rozak.
Berdasarkan data Itera, lima daerah dengan tingkat keterwakilan mahasiswa terendah adalah Mesuji sebesar 0,61 persen, Pesisir Barat 0,92 persen, Tulang Bawang Barat 1,73 persen, Way Kanan 2,72 persen, dan Tanggamus 3,16 persen.
Melalui jalur afirmasi ini, Itera menyiapkan kuota sekitar 75 hingga 100 mahasiswa. Prioritas akan diberikan kepada calon mahasiswa yang berasal dari lima daerah tersebut.
"Prioritas utama memang diberikan kepada kabupaten dengan keterwakilan terendah agar distribusi mahasiswa dari seluruh wilayah Lampung semakin merata," ujarnya.
Abdul Rozak menjelaskan, jalur afirmasi tidak membuka pendaftaran baru. Seleksi dilakukan menggunakan data peserta yang telah mendaftar melalui Seleksi Mandiri Terpadu (SMT) Itera 2026.
Saat ini pendaftaran SMT masih berlangsung hingga 29 Juni 2026. Hingga pertengahan Juni, tercatat sebanyak 2.240 calon mahasiswa telah membuat akun pendaftaran, sementara 576 peserta telah menyelesaikan proses registrasi permanen.
"Dari jumlah tersebut sekitar 44 persen pendaftar berasal dari Lampung. Peserta yang sudah terdaftar akan diseleksi kembali berdasarkan daerah asal dan kriteria akademik yang ditentukan," jelasnya.
Penilaian dalam jalur afirmasi akan mempertimbangkan nilai rapor, hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta dokumen pendukung lainnya. Peserta tidak diwajibkan mengikuti tes tambahan.
Program ini terbuka bagi seluruh putra-putri daerah Lampung yang telah mengikuti SMT ITERA 2026, baik lulusan sekolah di Lampung maupun calon mahasiswa yang memiliki identitas kependudukan dari kabupaten atau kota di Provinsi Lampung.
Rektor Itera, I Nyoman Pugeg Aryantha, menyampaikan jalur afirmasi menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pemerataan pendidikan tinggi berbasis sains dan teknologi di seluruh wilayah Lampung.
"Kami ingin seluruh 15 kabupaten dan kota di Lampung memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi di Itera. Harapannya, lulusan yang berasal dari daerah dapat kembali berkontribusi untuk pembangunan daerah wilayahnya masing-masing," kata Nyoman.
Itera juga memastikan mahasiswa yang diterima melalui jalur afirmasi tidak akan dikenakan biaya tambahan. Uang Kuliah Tunggal (UKT) tetap disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua atau wali mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, mahasiswa jalur afirmasi tetap memiliki kesempatan memperoleh berbagai bantuan pendidikan, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah maupun program beasiswa dari pemerintah daerah dan mitra swasta yang bekerja sama dengan Itera.
Ke depan, Itera berencana menyempurnakan skema afirmasi dengan mengkaji perbandingan antara jumlah pendaftar dan mahasiswa yang diterima dari masing-masing daerah. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sekaligus mendorong pemerintah daerah meningkatkan dukungan pendidikan melalui program beasiswa bagi putra-putri daerah.