BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Kupastuntas.co, Korea Selatan – Universitas Teknokrat Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Prof. Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., ditetapkan sebagai Chair Professor (Guru Besar Tetap/Senior) di dua perguruan tinggi Korea Selatan, yakni Shinhan University dan Seoul Venture University. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global menuju World Class University.
Penetapan Prof. Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA. sebagai Chair Professor di Shinhan University berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, sertifikat penetapan diserahkan oleh Pejabat President Shinhan University, Prof. Dr. Chung Jin Kyung.
Dalam rangkaian agenda tersebut, Prof. HM Nasrullah Yusuf menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Building Globally Competitive Human Resources Toward Golden Indonesia 2045 through AI-Enabled Smart Total Quality Management.” Orasi ini mengangkat pentingnya membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Salah satu pendekatan yang disoroti adalah integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan manajemen mutu pendidikan.
Sehari berikutnya, pada Selasa, 20 Oktober 2026, Prof. HM Nasrullah Yusuf kembali memperoleh penetapan sebagai Chair Professor di Seoul Venture University (SVU), Korea Selatan. Pada prosesi tersebut, sertifikat penetapan diserahkan oleh President Seoul Venture University, Prof. Dr. Kang Joon Mo. agenda tersebut dijembatani oleh Prof Kim So Il yang selalu mendampingi dan menginterprestasikan komunikasi dalam bahasa Korea dan Indonesia. Turut hadir Prof. Dr. H. Didin Muhafidin, yang pada kesempatan tersebut menerima penghargaan.
Pada rangkaian agenda akademik tersebut, Prof. HM Nasrullah Yusuf menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Integrating SMART Total Quality Management and Adaptive AI Technologies to Enhance Educational Quality”. Orasi tersebut membahas bagaimana integrasi manajemen mutu dan teknologi AI dapat menjadi pendekatan strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Prof. HM Nasrullah Yusuf juga memaparkan perjalanan risetnya selama periode 2021–2026. Penelitian tersebut berkembang dari pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran hingga kajian mengenai literasi AI, efikasi diri, efektivitas penggunaan AI, performa mahasiswa, dan ketergantungan terhadap teknologi AI.
Hasil penelitian pada 2026 memastikan pentingnya penggunaan AI secara efektif untuk mendukung kualitas pembelajaran. Temuan tersebut turut menjadi landasan bagi pengembangan kerangka SMART Total Quality Management (SMART TQM) berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai pendekatan untuk meningkatkan mutu pendidikan, inovasi, dan efektivitas pengambilan keputusan. Implementasinya diperkuat melalui Siklus PDSEI Cycle (Plan, Do, Study, Evaluation, and Improvement), yakni perencanaan, pelaksanaan, pengkajian, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan berbasis data.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Prof. Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA. menekankan bahwa AI bukan pengganti manusia, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan secara bertanggung jawab. Melalui gagasan ini, AI tidak hanya dipandang sebagai alat bantu pembelajaran, tetapi juga sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang memerlukan tata kelola, evaluasi, dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
agenda di Seoul Venture University turut dihadiri beragam pejabat dan akademisi dari perguruan tinggi Korea Selatan diantaranya Director International Education Institute Prof Dr. Hwang Chan Gyu; Dean Academic Affairs Prof. Dr. Cheong Chul; Professor Department of Business Administration Prof. Dr. Park Hyun Sook; serta President Wongji Tax University, Prof. Kim Jong Ju.
Delegasi Universitas Teknokrat Indonesia yang hadir diantaranya yaitu Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat Hj. Hernaini, S.S., M.Pd.; Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., Akt., CA.; jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Teknokrat; serta Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M.
Kehadiran para pimpinan yayasan, universitas, dan akademisi tersebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan serta membuka ruang pertukaran gagasan dan pengembangan kolaborasi akademik antara Indonesia dan Korea Selatan. Dengan semangat unggul dan mandiri, Universitas Teknokrat Indonesia terus melangkah untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia sekaligus memperkuat posisinya dalam lingkungan akademik global menuju World Class University. (*)