Wednesday, 27 May 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

LDII Lampung: Kurban Naik 14 Persen di Tengah Tantangan Ekonomi, FKUB Soroti Tingginya Kerukunan Umat

27 May 2026 15:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
LDII Lampung: Kurban Naik 14 Persen di Tengah Tantangan Ekonomi, FKUB Soroti Tingginya Kerukunan Umat
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

1447 Hijriah dimaknai sebagai penguatan solidaritas sosial dan kerukunan umat dalam Silaturahmi Zulhijah 1447 H/2026 M yang digelar DPW LDII Lampung di kantor LDII Lampung, Rabu (27/5/2026).

agenda tersebut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, hingga perwakilan instansi pemerintah. Tampak hadir Ketua FKUB Lampung M. Baharuddin, Pangdam XXI/Radin Inten, anggota DPR RI Komisi III Sudin melalui staf ahlinya Dr. Donal Haris Sihotang, hingga perwakilan Kakanwil Kemenag Lampung.

Ketua DPW LDII Lampung, M. Aditya, M.Biomed menuturkan, jumlah hewan kurban warga LDII se Lampung tahun ini mengalami peningkatan signifikan meski kondisi ekonomi masyarakat sedang tidak mudah.

"Di tengah situasi ekonomi yang kurang menguntungkan, ternyata warga masih bisa bertahan dan tetap berkurban. Ini seperti memberi angin segar,” kata Aditya.

Ia menyebutkan, pada Idul adha 2026 warga LDII di Lampung berhasil menghimpun sebanyak 1.724 ekor sapi dan lebih dari 1.500 kambing atau meningkat sekitar 14 persen dibanding tahun sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari budaya menabung kurban yang diterapkan di lingkungan LDII sejak usai Iduladha tahun sebelumnya.

"Tabungan kurban ini dilakukan semua lapisan, mulai anak-anak sampai lansia. Ada yang menabung Rp400 ribuan per bulan sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.

Aditya menilai, kebiasaan menabung kurban juga menjadi bagian pendidikan karakter untuk membangun daya tahan atau resiliensi generasi muda di tengah tekanan ekonomi.

"Bagaimana caranya mencari peluang di tengah kesempitan, tidak hanya mengeluh. Itu yang coba kami tanamkan,” lanjutnya.

Selain itu, LDII juga terus menggaungkan konsep “3K”, yakni kerja atau kinerja, komunikasi, dan kontribusi dalam setiap agenda organisasi.

Sementara itu, Ketua FKUB Lampung, M. Baharuddin mengapresiasi kontribusi LDII dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat komunikasi lintas agama di Lampung.

Ia menggarisbawahi, kehidupan beragama tidak hanya berfokus pada ibadah individual kepada Tuhan, tetapi juga harus diiringi kepedulian sosial kepada masyarakat.

"Kita dalam beragama itu tidak boleh hanya memikirkan ibadah individual kepada Sang Khalik, tapi juga ada ibadah sosial. Dua-duanya harus seiring,” kata Baharuddin.

Dalam kesempatan itu, Baharuddin juga mengungkapkan hasil survei kerukunan umat beragama yang dilakukan Balitbang Kementerian Agama menunjukkan Provinsi Lampung berada di atas rata-rata nasional.

"Rata-rata nasional sekitar 77,9, sementara Lampung mencapai 80,39. Bukan hanya aspek kerukunan, tetapi juga kesetaraan, perdamaian, dan toleransi,” ujarnya.

Ia melanjutkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama para tokoh lintas agama, pemerintah daerah, serta dukungan aparat keamanan dalam menjaga suasana damai di Lampung.

Menurut Baharuddin, semangat Iduladha juga harus dimaknai sebagai momentum mempererat hubungan sosial antarumat beragama, termasuk berbagi daging kurban kepada tetangga maupun masyarakat nonmuslim.

"Daging kurban boleh dibagikan kepada sanak saudara dan tetangga walaupun bukan beragama Islam,” tandasnya.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari