BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung mencatat peningkatan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Lampung pada Senin, 31 Agustus 2026.
Berdasarkan pemantauan 24 jam terakhir pada Minggu (30/8/2026), terdeteksi sebanyak 121 titik panas yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Lampung
Berdasarkan data resmi BMKG, Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Way Kanan menjadi dua wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi di Lampung.
Tulang Bawang mencatatkan 27 titik panas, disusul Way Kanan dengan 25 titik panas.
Prakirawan BMKG Lampung menyampaikan bahwa dari total 121 titik panas yang terdeteksi oleh satelit pemantau (AQUA, TERRA, NOAA20, dan SNPP), sebanyak 5 titik berada pada tingkat kepercayaan tinggi (high confidence), 114 titik tingkat kepercayaan sedang (medium confidence), dan 2 titik pada tingkat kepercayaan rendah (low confidence).
Sebaran Titik Panas per Kabupaten/Kota di Lampung (30 Agustus 2026).
âTulang Bawang: 27 titik (Didominasi Kec. Gedung Meneng & Dente Teladas)
âWay Kanan: 25 titik (Tersebar di Kec. Blambangan Umpu, Pakuan Ratu, Bumi Agung, dll.; 1 High)
âLampung Utara: 17 titik (Dominan di Kec. Bunga Mayang; 3 High)
âMesuji: 17 titik (Kec. Mesuji Timur & Tanjung Raya)
Lampung Selatan: 9 titik (Kec. Rajabasa; 1 High)
âTulang Bawang Barat: 8 titik (Kec. Tulang Bawang Udik & Gunung Agung)
âLampung Tengah: 4 titik (Kec. Bandar Mataram & Terusan Nunyai)
âLampung Timur: 4 titik (Kec. Bandar Sribhawono, Jabung, Labuhan Maringgai)
Pesisir Barat: 4 titik (Kec. Pesisir Selatan, Karya Penggawa, Ngambur)
âPringsewu: 3 titik (Kec. Adiluwih)
âKota Bandar Lampung: 1 titik (Kec. Telukbetung Timur)
âLampung Barat: 1 titik (Kec. Bandar Negeri Suoh)
âTanggamus: 1 titik (Kec. Kelumbayan Barat)
Analisis Radius Titik Panas Terhadap Bandara
Selain pemantauan batas wilayah administrasi, BMKG juga melakukan analisis radius hotspot terhadap kawasan bandara di Provinsi Lampung.
âBandara Radin Inten II Lampung (WILL): Berada dalam kondisi aman. Tidak terdeteksi adanya titik panas baik dalam radius ≤ 5 km maupun ≤ 10 km.
Bandara Taufiq Kiemas Pesisir Barat (WILP): Terpantau nihil titik panas di radius 5 km dan 10 km.
Bandara Gatot Soebroto Way Kanan (WIPO): Terdeteksi 1 titik panas pada radius ≤ 10 km, tepatnya berjarak 7,77 km dari bandara di wilayah Blambangan Umpu (Medium confidence).
âBMKG menyerukan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
âData hotspot ini merupakan indikasi awal keberadaan sumber panas di permukaan bumi yang terdeteksi oleh sensor satelit.
Informasi ini berguna sebagai pedoman awal tim penanggulangan bencana untuk segera melakukan verifikasi dan tindakan di lapangan.