Sunday, 30 August 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Kuota Penerima Bantuan Pangan di Bandar Lampung Menyusut Jadi 96.919 KPM, Ini Penyebabnya

30 August 2026 13:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 4 kali
Bagikan:
Kuota Penerima Bantuan Pangan di Bandar Lampung Menyusut Jadi 96.919 KPM, Ini Penyebabnya
Foto: Radar Lampung

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

BANDAR LAMPUNG- Penyaluran Bantuan Pangan beras tahap kedua di Kota Bandar Lampung mengalami penyesuaian (penyusutan,red) kuota secara signifikan.

Pemkot Bandar Lampung mencatat jumlah penerima manfaat pada tahap ini menjadi 96.919 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), berkurang dibandingkan tahap sebelumnya yang mencapai lebih dari 105.000 penerima.

Penyesuaian kuota tersebut terjadi menyusul adanya perubahan kebijakan dari pemerintah pusat terkait kriteria penerima bantuan. 

Jika pada tahap awal sasaran bantuan mencakup masyarakat hingga kategori Desil 6, pada tahap kedua ini penyaluran difokuskan khusus bagi warga yang terdata dalam Desil 1 hingga Desil 4.

Tak hanya pemutakhiran data desil, mekanisme penggantian penerima yang tidak memenuhi syarat (TMS) kini juga diberlakukan lebih ketat.

"Untuk tahap kedua ini memang ada perubahan data dari pusat. Sekarang yang masuk hanya Desil 1 sampai Desil 4," jelas Plh Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, Ayu Kumala Dewi.

Ayu menjelaskan, apabila terdapat penerima yang dinilai tidak sesuai kriteria dan tidak ditemukan warga pengganti yang memenuhi kriteria Desil 1 hingga Desil 4, maka jatah bantuan beras tersebut tidak dialihkan secara sembarangan.

"Jika memang sudah dicari dan tidak ada penggantinya yang sesuai kriteria, berasnya dikembalikan ke negara," tegasnya.

Berbeda dengan penyaluran tahap pertama yang sempat disertai bantuan minyak goreng, Bapang tahap kedua kali ini murni disalurkan dalam bentuk beras. Penyaluran dilakukan secara sekaligus (rapel) untuk alokasi tiga bulan (Juli, Agustus, dan September), dengan total 30 kg beras per kepala keluarga.

Jamin Ketersediaan Pangan Hadapi Musim Kemarau

Di samping penyaluran Bantuan pangan , Pemkot Bandar Lampung terus berupaya memastikan stok pangan daerah tetap aman di tengah potensi dampak musim kemarau terhadap produksi pertanian.

Dinas Pangan bersama Bulog mendorong optimalisasi kios pangan rekomendasi di luar pasar tradisional untuk memperluas jangkauan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat.

Ayu menekankan bahwa pasokan komoditas pangan untuk wilayah Bandar Lampung sejauh ini masih relatif stabil karena ditopang oleh daerah-daerah penyangga.

"Ketersediaan pangan kita masih aman karena didukung penuh oleh daerah penyangga seperti Lampung Tengah, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, dan Metro," pukasnya.

Melalui ketepatan penyaluran bantuan serta penguatan distribusi beras SPHP, Pemkot memiliki harapan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga dengan baik.

 

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari