BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Radin Inten II Lampung atau BMKG Lampung mencatat sebanyak 158 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Provinsi Lampung pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Ini berdasarkan pemantauan selama 24 jam terakhir pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan sebaran titik panas BMKG Lampung, seluruh hotspot tersebut tersebar di 11 kabupaten/kota dengan tingkat kepercayaan (confidence) mayoritas pada kategori sedang.
Sebaran Titik Panas per Kabupaten
Kabupaten Way Kanan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak
Way Kanan: 44 titik
Mesuji: 39 titik
Tulang Bawang: 20 titik
Lampung Utara: 13 titik
Lampung Selatan: 10 titik
Lampung Tengah: 8 titik
Tanggamus: 6 titik
Tulang Bawang Barat: 6 titik
Pesisir Barat: 5 titik
Lampung Timur: 4 titik
Lampung Barat: 3 titik
Rincian Tingkat Kepercayaan (Confidence)
Dari total 158 titik yang terdeteksi oleh sensor satelit SNPP dan NOAA20
Tinggi (High): 1 titik (terdeteksi di Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang)
Sedang (Medium): 155 titik
Rendah (Low): 2 titik
Analisis Jarak Titik Panas terhadap Bandara
BMKG juga melakukan pemantauan radius titik panas terhadap beberapa area penerbangan/bandara di Lampung.
Bandara Radin Inten II Lampung (WILL): Nihil titik panas pada radius 5 km maupun 10 km.
Bandara Gatot Soebroto (WIPO): Terdeteksi 2 titik panas dalam radius 5 km (kumulatif ≤ 10 km) di kawasan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, dengan tingkat kepercayaan medium.
Bandara Taufiq Kiemas (WILP): Terdeteksi 1 titik panas dalam radius 5 km (kumulatif ≤ 10 km) di Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, dengan tingkat kepercayaan medium.
BMKG mengingatkan bahwa data hotspot merupakan indikasi awal keberadaan sumber panas di permukaan bumi yang terdeteksi oleh satelit dan tetap memerlukan verifikasi lapangan oleh pihak terkait.