Tuesday, 26 May 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Kemensos Rekrut 3.000 Guru dan 5.000 Tendik Sekolah Rakyat

26 May 2026 16:00 WIB
Oleh: Dewi Kartika
Dibaca: 2 kali
Bagikan:
Kemensos Rekrut 3.000 Guru dan 5.000 Tendik Sekolah Rakyat
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pemerintah siap merekrut lebih dari 3.000 formasi guru dan 5.000 tenaga kependidikan (tendik) baru guna memenuhi kebutuhan operasional pengajaran di 93 titik Sekolah Rakyat permanen.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat ditemui selepas pertemuan terbatas dengan Menteri Pekerjaan Umum di Jakarta, Selasa (26/5/2026), menuturkan langkah pemenuhan sumber daya manusia (SDM) tersebut saat ini sudah masuk dalam proses tahapan pemetaan seiring dengan perluasan jangkauan fasilitas sekolah di daerah.

"Tentu akan ada penambahan guru, tapi juga meneruskan yang sudah lama. Tahun ini kita Insya Allah akan merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan," kata dia.

Saifullah menjelaskan, penambahan jumlah tenaga pendidik dan kependidikan ini dilakukan secara masif guna mengimbangi lonjakan kuota penerimaan siswa baru Sekolah Rakyat yang meningkat signifikan pada tahun ini.

Berdasarkan data target tahunan, Kemensos mengalokasikan kuota rekrutmen siswa baru lebih dari 32.000 anak dari keluarga prasejahtera atau mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dibandingkan capaian tahun lalu.

Pemerintah juga telah menyiapkan proyeksi jangka panjang untuk tahun berikutnya dengan target penambahan daya tampung peserta didik baru yang jauh lebih besar jangkauannya di tingkat tapak.

"Sementara siswanya kita akan merekrut lebih dari 32.000 untuk tahun ini, jadi dua kali lipat daripada tahun yang lalu. Tahun depan itu kita Insya Allah bisa merekrut lebih dari 60.000 siswa," katanya, dilansir Antaranews.

Melalui skema rekrutmen dan perluasan kuota yang agresif tersebut, Mensos memperkirakan jumlah keseluruhan siswa aktif yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat secara nasional akan menembus angka di atas 100.000 siswa pada tahun depan.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah (Desil 1-4) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program ini mengusung konsep pengentasan kemiskinan terpadu dengan mengintegrasikan berbagai layanan unggulan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), jaminan kesehatan PBI-JK, serta keterhubungan dengan Koperasi Merah Putih dan Program 3 Juta Rumah.

Pemerintah juga sedang dalam proses membangun 101 Sekolah Rakyat permanen tahun ini, sebagai bagian dari target besar infrastruktur dan pengembangan 500 sekolah permanen hingga tahun 2029.

Di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Kementerian Sosial baru-baru ini mengumumkan ada penambahan 10 titik Sekolah Rakyat rintisan yang dikhususkan untuk menampung anak-anak telantar, anak jalanan, serta anak-anak yang berpotensi putus sekolah.

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari