Monday, 03 August 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Jelang HUT RI, Parosil Soroti Masih Minim Warga Pasang Bendera Merah Putih

03 August 2026 12:00 WIB
Oleh: Rina Wulandari
Dibaca: 1 kali
Bagikan:
Jelang HUT RI, Parosil Soroti Masih Minim Warga Pasang Bendera Merah Putih
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menggarisbawahi bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus berlangsung khidmat sekaligus mampu membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat pemantapan persiapan HUT RI tingkat Kabupaten Lampung Barat di Aula Kagungan Setdakab, Senin (3/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Nukman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta perwakilan instansi vertikal. Seluruh unsur membahas kesiapan teknis pelaksanaan upacara hingga rangkaian agenda yang akan melibatkan masyarakat.

Dalam rapat itu, Parosil meminta seluruh perangkat daerah dan instansi terkait memastikan setiap tahapan persiapan berjalan sesuai rencana. Menurutnya, peringatan hari kemerdekaan merupakan agenda penting yang harus dipersiapkan secara matang agar pelaksanaannya berlangsung tertib, aman, dan penuh makna.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menetapkan upacara peringatan HUT ke-81 RI tingkat kabupaten akan digelar di GOR Ajisaka Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit. Pada upacara tersebut, Bupati Parosil Mabsus akan bertindak sebagai inspektur upacara.

Sementara itu, perwira upacara akan berasal dari Kodim 0422/Lampung Barat, sedangkan pembacaan teks Proklamasi akan dilakukan oleh Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial. Seluruh rangkaian prosesi telah disusun agar berlangsung sesuai ketentuan dan penuh kekhidmatan.

Untuk memastikan kesiapan seluruh petugas, pemerintah juga telah menyusun jadwal latihan. Geladi kotor akan digelar pada Sabtu pagi dan dilanjutkan dengan geladi bersih pada hari yang sama. Selanjutnya, pada malam harinya akan digelar pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Barat.

Parosil menekankan pentingnya disiplin seluruh peserta dan petugas selama tahapan latihan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan upacara sangat ditentukan oleh keseriusan setiap pihak mengikuti seluruh rangkaian persiapan.

"Saya menekankan kepada seluruh peserta upacara untuk hadir semua saat pelaksanaan geladi. Kedisiplinan saat latihan adalah kunci kekhidmatan saat hari H," tegas Parosil.

Selain kesiapan personel, Bupati juga meminta Kodim 0422/Lampung Barat melakukan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh perlengkapan upacara, terutama sarana pengibaran Sang Saka Merah Putih, mulai dari kondisi tiang bendera, tali, hingga seluruh prosesi pengibaran.

Ia juga menetapkan pengibaran bendera dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Karena itu, seluruh peserta upacara diminta sudah berada di lokasi paling lambat 15 menit sebelum agenda dimulai agar rangkaian acara tidak mengalami keterlambatan.

Aspek pelayanan kesehatan turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Parosil meminta seluruh tenaga kesehatan yang bertugas bersiaga penuh selama pelaksanaan agenda guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan. "Dari pihak kesehatan hari itu harus siap siaga semua dan bekerja semua demi suksesnya peringatan HUT RI ke-81," ujarnya.

Tidak hanya mempersiapkan upacara, Parosil juga menyoroti masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam memasang Bendera Merah Putih di lingkungan tempat tinggalnya. Ia meminta para camat segera berkoordinasi dengan seluruh peratin untuk mengajak masyarakat mengibarkan bendera selama bulan kemerdekaan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

"Saya minta kepada masing-masing camat untuk melakukan koordinasi kepada seluruh peratin agar mensosialisasikan kepada masyarakat untuk memasang Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 RI ini," katanya.

Lebih lanjut, Parosil mengingatkan agar seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan, termasuk berbagai perlombaan di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun pekon, mengedepankan nilai edukatif dan budaya lokal. Ia menginginkan agenda yang digelar mampu mempererat kebersamaan masyarakat tanpa mengandung unsur negatif.

"Jangan sampai perlombaan mengundang gelak tawa namun sekaligus menjadi tawa bagi masyarakat luas karena perlombaannya mengandung unsur negatif. Adakanlah perlombaan yang positif seperti permainan tradisional. Mari sama-sama kita meriahkan HUT RI ini dengan meriah namun tetap bermarwah positif," pungkasnya.

Usai pelaksanaan upacara, panitia juga menyiapkan beberapa penampilan seni budaya, di antaranya Tari Nyambai, Solosong, drum band, atraksi pencak silat, serta penampilan siswa SDN Way Mengaku. Seluruh peserta kemudian akan mengikuti siaran langsung pengibaran Sang Saka Merah Putih di Istana Negara secara virtual sebelum rangkaian agenda dilanjutkan sesuai agenda pemerintah daerah.

Melalui berbagai persiapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan peringatan HUT ke-81 RI tahun ini tidak hanya berlangsung aman dan tertib, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kecintaan masyarakat terhadap bangsa. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari