BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Video yang memperlihatkan dugaan aksi penamparan seorang siswa oleh oknum guru di SMA Teladan, Lampung Timur, sempat viral di media sosial.
Peristiwa tersebut kemudian ditangani pihak sekolah bersama kepolisian dan berakhir dengan kesepakatan damai antara kedua belah pihak.
Kepala SMA Teladan Lampung Timur, Oman Rahman menjelaskan, insiden tersebut terjadi akibat kesalahpahaman antara guru dan siswa.
Persoalan bermula ketika sepeda motor milik siswa mengalami gangguan teknis sehingga tali gas tersangkut dan membuat suara knalpot terdengar keras di lingkungan sekolah.
Menurut Oman, suara kendaraan yang cukup bising tersebut dinilai mengganggu ketenangan dan aktivitas aktivitas belajar mengajar (KBM).
Situasi itu kemudian memicu respons emosional dari oknum guru hingga terjadi insiden yang terekam dalam video dan menyebar di media sosial.
"Peristiwa itu dipicu kesalahpahaman terkait gas motor siswa yang tersangkut hingga bersuara keras dan mengganggu. Permasalahan ini langsung kita tindak lanjuti," kata Oman, Kamis (13/8/2026).
Untuk mencegah persoalan berkembang lebih jauh, Polres Lampung Timur turun tangan memfasilitasi penyelesaian antara pihak sekolah, guru dan keluarga siswa.
Mediasi dilakukan dengan mengedepankan pendekatan kekeluargaan sehingga persoalan tersebut dapat diselesaikan secara damai.
KBO Satreskrim Polres Lampung Timur, Ipda Edwin Sutartama, membenarkan bahwa proses mediasi telah dilakukan.
Kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan mengharapkan aktivitas belajar mengajar di SMA Teladan dapat kembali berjalan aman serta kondusif.
"Kedua belah pihak sudah dimediasi dan sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali normal," ujar Edwin.