Monday, 28 September 2026 | Bandar Lampung
Logo

TAPIS MEDIA

Beranda Lampung Pemerintahan Destinasi Info Harga Pasar

Sejumlah Aki Alat Pemantau Gunung Anak Krakatau Hilang

28 September 2026 10:00 WIB
Oleh: Ahmad Fauzi
Dibaca: 5 kali
Bagikan:
Sejumlah Aki Alat Pemantau Gunung Anak Krakatau Hilang
Foto: Kupas Tuntas

BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -

Kupastuntas,co, Bandar Lampung - sebagian aki yang menjadi bagian dari sistem peralatan pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Kabupaten Lampung Selatan dilaporkan hilang saat tim melakukan pengecekan dan perbaikan di kawasan gunung tersebut.

Kepala Pos Pantau GAK Lampung Selatan, Suwarno, membenarkan informasi tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan jumlah aki yang hilang maupun kapan perangkat tersebut diketahui raib karena masih menunggu laporan dari tim yang berada di lapangan.

"Benar, katanya ada aki yang hilang. Tapi saya belum konfirmasi sama yang di lapangan," kata Suwarno, dilansir Kompas.com, Minggu (27/9/2026).

Menurut Suwarno, tim memang tengah berada di kawasan GAK untuk memperbaiki sebagian peralatan pemantauan yang mengalami gangguan. Salah satunya adalah CCTV yang diketahui tidak berfungsi.

Saat melakukan pemeriksaan terhadap peralatan tersebut, tim justru menemukan aki yang seharusnya menjadi bagian dari perangkat sudah tidak berada di tempatnya.

"Iya, untuk memperbaiki alat di sana. Kan nggak jalan itu. Rencananya mau perbaikan, pas dilihat malah aki-akinya pada hilang," ujarnya.

Belum diketahui secara pasti kapan aki-aki tersebut hilang. Suwarno menduga kehilangan baru diketahui setelah aktivitas GAK mereda dan tim dapat kembali melakukan pengecekan terhadap perangkat pemantauan.

"Ya mungkin (hilangnya) habis erupsi, enggak tahu siapa yang ke situ. Ya mungkin karena sudah reda ada yang kesana," katanya.

Suwarno menyampaikan, dirinya mendapat informasi mengenai delapan titik, tetapi belum mengetahui apakah aki di seluruh titik tersebut hilang atau hanya beberapa.

"Katanya sih ada delapan. Entah yang hilangnya atau semuanya yang delapan-delapannya itu atau yang sebagian," ungkapnya.

Kepastian jumlah aki yang hilang masih menunggu laporan dari tim di lapangan. Komunikasi dengan tim juga tidak mudah dilakukan karena keterbatasan sinyal di sekitar kawasan GAK. "Belum. Saya belum konfirmasi karena diteleponin sama saya mungkin karena ada di laut atau di mana, ini kan susah sinyal di sana," jelas Suwarno.

Hingga kini, belum diketahui siapa yang mengambil aki tersebut maupun bagaimana perangkat itu bisa hilang dari lokasi.

Suwarno menyampaikan informasi lebih lengkap akan disampaikan setelah tim di lapangan memberikan laporan. "Nanti kalau sudah ada kabar dari tim yang kesana, saya kasih tahu berapa jumlahnya," pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Beranda Kategori Cari