BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
(HUT) ke-35 Kabupaten Lampung Barat tidak hanya diisi dengan agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur sekaligus melakukan refleksi terhadap pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Hal itu ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan menggelar istighosah dan doa bersama secara serentak di 15 kecamatan, Senin (21/9/2026).
agenda tersebut menjadi salah satu rangkaian puncak peringatan HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat.
Di Kecamatan Balik Bukit, agenda istighosah dihadiri langsung Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus. Berbeda dengan agenda yang kerap dipusatkan di tempat-tempat besar, pelaksanaan istighosah kali ini sengaja ditempatkan di kantor kecamatan.
Parosil menjelaskan, pemilihan kantor camat sebagai lokasi agenda bukan tanpa alasan. Menurutnya, kantor kecamatan merupakan salah satu simbol kehadiran pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat dalam menjalankan pelayanan publik.
Karena itu, menurut Parosil, peringatan HUT ke-35 Lampung Barat seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai momentum perayaan bertambahnya usia daerah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan refleksi terhadap pelayanan kepada masyarakat.
"Ini kantornya seluruh masyarakat Balik Bukit. Jadikan ini momentum refleksi diri terhadap pelayanan publik," kata Parosil.
Ia menekankan, pembangunan daerah daerah tidak cukup hanya dilihat dari pembangunan daerah fisik maupun pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, pembangunan daerah juga membutuhkan pondasi keimanan dan akhlak agar berbagai program pemerintah yang dijalankan dapat memberikan manfaat serta keberkahan bagi masyarakat.
Dalam konteks tersebut, istighosah dan doa bersama menjadi bagian dari upaya pemerintah dan masyarakat untuk memanjatkan doa atas berbagai ikhtiar pembangunan daerah yang telah dan sedang dilakukan di Kabupaten Lampung Barat.
"Melalui istighosah dan dzikir ini, kita memohon agar setiap ikhtiar pembangunan daerah diberikan kemudahan dan keberkahan," ujarnya.
Memasuki usia ke-35, Parosil menyebut Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus mendorong beberapa program yang ditujukan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Program tersebut mencakup berbagai sektor yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan dasar.
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah mendorong program beasiswa PGSD serta penyediaan seragam dan perlengkapan sekolah gratis.
Sementara di bidang lainnya, pemerintah juga menjalankan program kewirausahaan, kesehatan dan perhubungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
Penguatan sektor ekonomi daerah juga menjadi bagian dari program pemerintah, terutama melalui pengembangan kopi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta sektor pariwisata yang menjadi salah satu potensi Kabupaten Lampung Barat.
Menurut Parosil, berbagai program tersebut merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan daerah Lampung Barat Hebat dan Setia.
Karena itu, ia menilai pembangunan daerah perlu berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat.
"Semua program itu diklaim sebagai ikhtiar menuju visi Lampung Barat Hebat dan Setia," tuturnya.
Perwakilan masyarakat Balik Bukit, Feri Saputra, mengapresiasi pola peringatan HUT Kabupaten Lampung Barat yang diisi dengan agenda keagamaan.
Menurutnya, agenda tersebut menjadi bentuk ungkapan rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Lampung Barat selama 35 tahun.
"Ke depan pak bupati kami selaku masyarakat menginginkan untuk peringatan hari besar seperti lebih bagus diisi agenda seperti ini sebagai ungkapan rasa syukur," kata Feri.
Pelaksanaan istighosah serentak di 15 kecamatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari refleksi perjalanan Lampung Barat memasuki usia ke-35.
Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai rangkaian peringatan HUT, tetapi juga menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan, pelayanan publik, serta ikhtiar pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.