BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, diperkuat dengan dukungan helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Helikopter tersebut tiba di Provinsi Lampung pada Selasa (25/8/2026) dan langsung dikerahkan untuk mendukung operasi pemadaman melalui udara atau waterbombing.
Kepala Pelaksana BPBD Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, mengungkapkan operasi waterbombing mulai dilakukan pada hari yang sama setelah kedua helikopter tiba.
"Karena helikopter sudah tiba pagi ini, jadi waterbombing akan dimulai hari ini. Satu titik alhamdulillah sudah berhasil dipadamkan," kata Rudy saat dimintai keterangan.
Rudy menjelaskan, helikopter pertama berjenis AS350B3e dengan registrasi PK-DAP yang dioperasikan PT Derazona Air Services.
Sementara helikopter kedua merupakan jenis Sikorsky UH60A dengan registrasi N360UH yang dioperasikan PT Arya Guna Aksata.
Selain waterbombing, BNPB juga menyiapkan langkah penanganan lain berupa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu mengatasi karhutla di wilayah Lampung.
OMC dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 30 Agustus 2026. Operasi tersebut akan digelar BNPB melalui pihak ketiga dengan dukungan kementerian dan lembaga terkait.
"BNPB melalui pihak ketiga dan didukung Kementerian/Lembaga terkait akan melaksanakan acara Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Provinsi Lampung pada tanggal 26-30 Agustus 2026," ujar Rudy.
Menurutnya, OMC menjadi langkah tambahan pemerintah untuk mendukung penanganan karhutla di Lampung, khususnya di kawasan TN Way Kambas. (*)