BANDAR LAMPUNG, Tapis Media -
BANDAR LAMPUNG- Harga perak batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan akhir pekan, Sabtu, 5 September 2026.
Logam mulia ini tercatat berada di posisi Rp 43.700 per gram.
Angka tersebut mengalami koreksi sebesar Rp 650 dibandingkan perdagangan hari sebelumnya yang sempat perkasa di level Rp 44.350 per gram.
Sementara itu, untuk perdagangan Minggu, 6 September 2026, gerai fisik Logam Mulia maupun pasar komoditas internasional meliburkan aktivitas perdagangan pasarnya.
Dengan demikian, patokan harga perak domestik untuk hari Minggu dipastikan flat dan tetap mengacu pada harga penutupan hari Sabtu di kisaran Rp 43.700 per gram.
Bagi masyarakat maupun peminat investasi logam mulia di Lampung yang berencana membeli perak batangan Antam, harga Rp 43.700 per gram merupakan harga dasar sebelum memperhitungkan komponen pajak.
Untuk pecahan perak batangan 250 gram, Antam mematok harga dasar sebesar Rp 11.325.000. Jika dihitung dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen, maka total harga yang dibayarkan konsumen berada di kisaran Rp 12.570.750.
Di tingkat global, harga perak murni spot bergerak melandai di kisaran US$ 65,83 hingga US$ 66,20 per troy ounce.
Dipicu Data Tenaga Kerja AS
Penurunan harga komoditas perak kali ini dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan (Nonfarm Payrolls) Amerika Serikat bulan Agustus yang melonjak tajam hingga mencapai 162.000 pekerjaan.
Solidnya data pasar tenaga kerja Paman Sam tersebut memberikan ekspektasi kuat bahwa bank sentral AS (The Fed) akan mempertahankan kebijakan suku bunga ketat dalam waktu yang lebih lama (hawkish).
Kondisi tersebut langsung memberi tekanan bagi komoditas logam mulia seperti perak yang tergolong aset tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), sehingga investor cenderung menahan posisi menjelang keputusan kebijakan suku bunga mendatang.